A+ A A-

Tingkatkan Kepedulian Warga Kelola Sampah Menggelar Kegiatan di CFD Dago

Rate this item
(0 votes)


Bandung - Pengelolaan sampah, menjadi salah satu permasalahan yang terus diupayakan oleh Pemerintah Kota Bandung saat ini. Untuk mendukung pengelolaan sampah secara baik, PT Enesis Group melalui salah satu produk minuman serbuk teh terbarunya, Tesona, menggelar kegiatan mini workhsop cara mendaur ulang sampah plastik kemasan minuman teh Tesona, menjadi sesuatu yang bernilai seni dan bermanfaat, kepada masyarakat di kawasan Car Free Day (CFD) Dago.

Dalam kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, dan Bank Sampah Induk (BSI) Gesit, Menteng Pulo, Jakarta Selatan tersebut, sampah kemasan plastik itu kemudian diolah menjadi berbagai macam benda berharga, seperti tas, tempat tisu, pot bunga, tempat pensil dan benda lainnya.

Pengelola BSI Gesit, Sri Endarwati, menyambut positif kegiatan yang dilakukan Tesona. Menurut dia, dengan adanya pembinaan dan pelatihan dari Tesona, maka masyarakat dapat memanfaatkan sampah plastik kemasan dari yang semula tidak berguna, menjadi sesuatu barang berharga.

Selain itu, dengan upaya pengolaan sampah secara baik, maka sampah tidak akan lagi menjadi penghabat saluran air yang berpotensi menyebabkan banjir dan kerusakan lingkungan suatu saat nanti.

“Workshop pengelolaan sampah ini merupakan kegiatan yang bagus sekali bagi edukasi kepada masyarakat. Apalagi perusahaan sebagai produsen penghasil sampah plastik, maka sebagai masyarakat kita manfaatkan, dan difasilitasi juga oleh pemerintah. Upaya mengkaryakan sampah plastik kemasan ini juga, menjadi salah satu upaya masyarkaat dalam hal membantu pemerintah mengurangi keberadaan sampah," ujarnya di kawasan CFD Dago, Jalan Ir. Juanda, Bandung, Minggu (24/3/2019).

Menurutnya, dengan terus dilakukannya upaya ini secara masif dan bersama-sama dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat dan pemerintah, maka diharapkan akan menghasilkan dampak Indonesia yang bebas sampah.

Terlebih saat ini, pihaknya telah memiliki sejumlah jaringan para pengrajin sampah dengan berbagai latar belakang di berbagai daerah di tanah air, yang siap untuk merubah limbah plastik menjadi sebuah karya bernilai ekonomi.

"Apalagi pemerintah sekarang, baik pusat maupun di daerah sudah mulai concern, untuk ikut membantu memfasilitasi upaya-upaya penanganan dan pengelolaan sampah yang dilakukan masyarakat. Maka ketika barang ini masih berupa sampah, menjadi beban dan tugas DLKH, tetapi ketika ini sudah menjadi produk bernilai, maka masuknya ke Dinas UMKM, sehingga sampah ini dapat bermanfaat dan juga dapat digunakan oleh siapapun," ucapnya.

Sekretaris DLHK Kota Bandung, Dedy Dharmawan menuturkan, tujuan dari adanya bank sampah itu, bukan hanya memilih dan memilah sampah-sampah yang memiliki nilai manfaat. Akan tetapi lebih mengedukasi dan merubah pola pikir masyarakat terhadap keberadaan sampah.

"Kepedulian masyarakat terhadap keberadaan sampah tentu saja menjadi sebuah harapan besar bagi kita semua. Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan seperti ini, dapat menyadarkan seluruh masyarakat, dari yang semula tidak peduli menjadi peduli, dan lama kelamanaan masyarakat akan membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya," ujar Dedy.

Sementara itu, Group Product Manager Tesona Jane Selly menjelaskan, kegiatan bertajuk “Tebar Pesona bersama Tesona Premium Iced Tea” yang dilakukan tidak hanya sekadar kegiatan peluncuran produk Tesona, yang merupakan ekstrak teh asli, perpaduan antara teh hitam dan teh hijau dari pegunungan tinggi di China, sehingga anti oksidan dan tanpa pemanis buatan.

Namun juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya pemanfaatan sampah plastik yang ada di lingkungan keseharian masyarakat.

“Kerja sama dengan BSI dan DLHK Kota Bandung ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Tesona terhadap permasalahan sampah plastik. Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memanfaatkan sampah plastik agar dapat diolah menjadi barang yang bernilai guna,” ucapnya.

Selain workshop, dalam kegiatan ini juga digelar senam “Pound Fit” dimana para pengunjung CFD Dago melakukan kegiatan senam dengan memanfaatkan dua batang tongkat drum, dengan diiringi hentakan alunan musik yang dimaikan oleh Angel Percussion. Cukup banyak masyarakat yang tertarik mengikuti kegiatan ini, dibuktikan dengan daftar pengunjung dalam catatan panitia yang mencapai lebih dari 100 orang.

Acara ini merupakan yang ke-3, setelah sebelumnya hadir di Jakarta dan Bekasi. Ke depannya, Tesona berencana akan melakukan kegiatan serupa seperti Jogjakarta dan Semarang.

Sumber : tribunajabar.co.id
Admin Web

Manage all MGTRADIO Website
Follow Us @MGT_RADIO
Like Our Facebook Fanpage https://www.facebook.com/1011mgtradio


Add Our Blackberry PIN 7F86117C
Youtube Channel : http://www.youtube.com/1011MGTRADIO
Instagram : mgtradio
Path : MGTRADIO Bandung