A+ A A-
News Update

News Update (2311)


Bandung - Komite Banding (Komding) PSSI menambah denda sebesar Rp 25 juta untuk Supardi Nasir. Sementara hukuman larangan empat kali bermain yang diputuskan Komisi Disiplin PSSI dikuatkan Komisi Banding.

Berdasarkan Surat Keputusan Komite Disiplin PSSI Liga 1 Nomor 010/L1/SK/KD-PSSI/IV/2018, tertanggal 11 April 2018, Supardi melakukan pelanggaran karena terbukti menanduk wasit Dwi Purba Adi Wicaksana saat pertandingan menghadapi Mitra Kukar pada pekan ke-3 Go-Jek Liga 1, Minggu 8 April 2018.

Merujuk kepada pasal 50 ayat 1 (b) dan ayat (2) Kode Disiplin PSSI. Sdr. Supardi dihukum larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan, pada pertandingan: Arema FC vs Persib Bandung, tanggal 15 April 2018; Persib Bandung vs Borneo FC, tanggal 21 April 2018; Persija Jakarta vs Persib Bandung, tanggal 28 April 2018; Madura United vs Persib Bandung, tanggal 4 Mei 2018.

Namun, keputusan tersebut berubah. "Komite Banding memutuskan sanksi larangan bermain sebanyak 4 kali dan denda Rp. 75.000.000," bunyi SK Komding: Nomor : 02/KEP/KB/LIGA1/IV/2018, tanggal 19 April 2018, dikutip dari web resmi PSSI.

Sumber : persib.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (Ika Unpad) bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat akan menggelar acara “Mimbar Pemimpin Indonesia (Mimpi)” di Graha Sanusi Hardjadinata, Kampus Unpad Jalan Dipati Ukur no 35 Bandung, Rabu (25/4) siang.

Acara berupa komunikasi interaktif ini untuk menggali dan mensosialisasikan visi misi para calon gubernur yang bakal mengemban amanah serta mewujudkan keinginan masyarakat Jawa Barat lima tahun ke depan.

Dalam rilis yang diterima Tribun Jabar, Senin (24/4), disebutkan, tema acara Mimpi ini adalah “Ngaruwat Kandidat Keur Ngarawat Jawa Barat”. Selain itu disebutkan bahwa saat ini Jawa Barat membutuhkan calon gubernur serta wakilnya yang memahami seluruh aspek dan potensi di Jabar, baik sumber daya manusia, alam, serta budayanya.

Bakal hadir dalam acara ini para pupuhu, pinunjul, dan Alumni Universitas Padjadjaran serta stakeholder Jawa Barat. Rencananya hadir pula para mantan gubernur Jabar, mantan rektor Unpad, mantan ketua alumni unpad, pimpinan keagaman, pimpinan komunitas, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa se-Jawa Barat untuk dapat berinteraksi dan menyampaikan langsung pesannya kepada calon gubernur jabar.

Acara ini akan dipandu penyiar televisi yang juga alumni Unpad, Tina Talisa. Lalu sejumlah narasumber pun bakal hadir, yaitu mantan wakil menteri pariwisata Sapta Nirwandar, pemerhati budaya Acep Iwan Saidi, pemerhati ekologi Chay Asdak, pakar ilmu politik,  Yusa Djuandi, dan Ketua BEM Unpad, Izmu, sebagai pewakilan kaum milenia.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Pasangan Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat optimistis menang di Pilwalkot Bandung 2018 setelah melihat antusiasme warga menghadiri kampanye akbar. Kegiatan kampanye berlangsung di Stadion Sidolig, Kota Bandung, Minggu (22/4/2018).

Usai acara, Nurul memuji kesetiaan kaum ibu yang terus memberi dukungan tidak hanya dalam kampanye sehari-hari, tapi juga saat kampanye akbar hari ini. Ia yakin kaum ibu akan mendulang raihan suaranya.

"Mereka betul-betul setia, antusias. Dan ada 'kesepakatan' untuk memilih kita," ujar calon nomor urut satu itu.

"Dengan seperti ini saya semakin optimistis dukungan yang diberikan akan dikonversikan menjadi suara di hari pencoblosan nanti. Dan ada sebuah komitmen untuk menjadikan Kota Bandung memiliki seorang ibu (wali kota perempuan)," kata Nurul menambahkan.

Bagi Nurul kemasan kampanye akbar yang dibuat menjadi sebuah festival ialah bagian untuk mendekatkan diri dengan warga. "Semua ramuan menjadi satu di sini. Warga yang ingin melihat kita, dan warga yang ingin lihat hiburan," ucapnya.

Soal massa yang mayoritas kaum ibu juga membuat Nurul semakin bersemangat untuk berkampanye hingga 68 hari ke depan. Ia berharap semangat yang ada saat ini bisa terus konsisten hingga hari pencoblosan.

"Sudah saatnya seorang ibu memimpin Kota Bandung," kata Nurul.

Nurul Arifin Yakin Kaum Ibu Dulang Suara di Pilwalkot BandungSuasana kampanye akbar pasangan Nuruli di Stadion Sidolig Bandung. (Foto: istimewa)
Sementara itu Ruli, sapaan Chairul, mengatakan jika konsep festival yang dibuat adalah sebuah 'mini' program yang tertuang dalam visi dan misi Nurul-Ruli (Nuruli). Sebab dalam kampanye tidak hanya melulu soal orasi politik dan hiburan, tapi ada hal lain yang dianggapnya sebuah konsep membangun Kota Bandung.

"Kita ada tempat penitipan anak, pemberdayaan UMKM, sampai gerakan kebersihan. Inilah ekspresi dari sebagian program Nuruli," ucapnya.

Anak dari mantan menteri perindustrian ini juga semakin optimis dengan antusiasme warga jalan menuju kemenangan bisa sangat mungkin diraih. "Insya Allah kita yakin. Mudah-mudahan ini bisa selalu istikamah, tidak ada hoax dan warga tidak terpengaruh serangan fajar calon lain," tutur Ruli.

Dalam kampanye akbar ini sejumlah tokoh dari partai pengusung yakni Golkar, Demokrat dan PKB serta partai pendukung seperti PAN, Partai Idaman dan Perindo turut memberikan orasi politik.

Selain itu kampanye akbar ini juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah artis kenamaan seperti Doel Sumbang, Repvblik, Nassar dan sejumlah artis lokal Kota Bandung.

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Pertandingan Arema FC dan Persib Bandung berakhir buruk. Sejumlah suporter Arema FC merangsek masuk ke lapangan dan membuat keributan di Stadion Kanjuruhan, Minggu malam (16/4/2018).

Hal ini terjadi pada menit-menit jelang pertandingan akan berakhir. Alhasil, wasit belum tiup peluit mengakhiri pertandingan, kekacauan justru terjadi.

Pemain Persib Bandung dan Arema FC pun segera berlari masuk mengamankan diri. Namun, pelatih Persib Bandung, Mario Gomez kena sasaran akibat kekacauan itu. Pelipisnya terluka hingga berdarah. Sementara itu, pemain Persib Bandung tampak celingak celinguk setelah memasuki ruangan.

Hal ini terlihat dari video yang beredar di media sosial. Kekisruhan yang berlangsung cukup lama ini, membuat kehebohan yang signifikan. Selain Mario Gomez, banyak di antara suporter yang menjadi korban luka. Hal ini membuat pemain dan kru masih tetap bertahan hingga suasana kembali tenang.

Dilansir dari akun @persib_official, pemain tampak baik-baik saja di ruang ganti stadio yang kericuhan terjadi.Di antara mereka tampak duduk santai sambil melempar senyum, di antaranya bahkan kembali mengisi energi memakan mie instan.

"Ini yang kita lakukan selama lebih dari dua jam di ruang ganti Stadion Kanjuruhan semalam. Hanya mencoba tenang dan berbesar hati," tulis admin pada keterangan fotonya.

Di sisi lain, pemain senior Persib Bandung, Atep sempat berbagi potret pemain Persib Bandung di Instagram-nya. Melalui Insta Story, Atep mengunggah video berdurasi 15 detik. Pada video itu, tampak pemain Persib Bandung yang tengah duduk berjejer di dalam kendaraan.

Cahaya lampu remang-remang masih bisa menunjukan ekspresi jelas mereka yang masih bisa tersenyum hangat di depan kamera. Selain itu, pada fotonya, mereka tampak kompak berfoto bersama.

Mereka duduk berhimpitan di dalam mobil dan menebar senyum, seakan menunjukan mereka baik-baik saja. "Alhamdulilah bisa keluar juga dari stadion," tulis Atep pada foto tersebut.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Keberadaan Syamsudin Simbolon, big bos minuman keras (miras) oplosan yang menewaskan puluhan orang di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, belum diketahui. Polisi menetapkan Syamsudin sebagai buronan dalam kasus miras oplosan.

Selama hampir seminggu, polisi terus memburu keberadaan Syamsudin. Tim gabungan Polda Jabar dan Polres Bandung dikerahkan untuk memburu Syamsudin yang mendistribusikan dan membuat miras maut tersebut.

Sejak pekan lalu, polisi mengumpulkan data dan riwayat 'si big bos'. Polisi menelusuri catatan kriminal dan sosial Syamsudin lewat riwayat kepolisian.

Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan tiga orang tersangka yakni, Julianto Silalahi, Hamciak Manik, dan Willy. Hamciak Manik tak lain merupakan istri Syamsudin. Selain Syamsudin, ada 6 orang lain yang juga masih diburu pihak kepolisian.

Tercatat ada 45 orang warga Kabupaten Bandung yang tewas usai menenggak miras oplosan racikan Syamsudin. Tercatat 34 orang korban tewas di RSUD Cicalengka, tiga orang di RSUD Majalaya, tujuh orang di RS AMC Cileunyi, dan satu orang tewas di rumahnya.

Syamsudin, diketahui memiliki rumah mewah di Jalan Raya Bandung-Garut atau tepatnya di Kampung Bojongasih RT 03/08, Desa Cicalengka Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Rumah itu dipakai untuk memproduksi dan menyimpan miras oplosan di dalam bunker.

Rumah tersebut memiliki bangunan yang cukup tinggi. Warga mengatakan Syamsudin sudah tinggal di rumah itu sekitar dua tahun. Bagian belakang terdapat dua kolam renang. Di sana terdapat gazebo, yang apabila digeser ada pintu masuk menuju sebuah bunker. Ruang bawah tanah itu sebagai tempat produksi miras dengan merek Minola. Namun, polisi belum dapat memastikan apakah rumah tersebut dibangun dari hasil penjualan miras.

Wakapolri Komjen Syafrudin menaruh perhatian serius dalam kasus miras oplosan yang terjadi di beberapa daerah ini. Dia memberi ultimatum jajarannya untuk mengungkap tuntas kasus miras oplosan ini termasuk menangkap penjual dan dalang bisnis.

"Selesaikan secara tuntas. Saya perintahkan untuk membuat kasus ini berhenti. Artinya mengungkap sampai ke akarnya, sampai ke otaknya, dalangnya, pelakunya, distributor yang mempengaruhi, yang mempunyai skenario harus diungkap," tutur Syafrudin di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya II Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (11/4).

Hal serupa juga disampaikan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan yang meminta aparat pemerintah untuk melakukan razia miras oplosan hingga ke akar-akarnya. Razia itu diharapkan dilakukan secara berkala dan tidak menunggu jatuhnya korban.

"Kasus miras oplosan ini kembali ramai ketika ada korban tewas. Tentu kita berharap, tak ada lagi korban miras oplosan ini ke depannya. Untuk itu, kita minta agar razia miras ini dilakukan secara berkala dan berantas sampai ke akar-akarnya!" tegas Taufik, di Jakarta, Sabtu (14/4).

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan menanggapi positif perintah Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, yang menegaskan bahwa pihaknya tak ragu untuk mencopot Kapolda ataupun Kapolres yang tidak serius menangani permasalahan minuman keras (miras) oplosan, di Jakarta, Minggu (15/4/2018).

Bahkan Syafruddin pun memberikan waktu hingga sebelum ramadan bagi jajarannya untuk memberantas peredaran minuman keras oplosan di wilayahnya masing-masing.

"Iya seperti yang disampaikan, beliau memberikan motivasi buat kami dengan memberikan target kepada kami. Semoga cepat tertangkap," ujar Indra di Mapolres Bandung, Senin (16/4/2018).

Pihaknya menghimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama mengawasi peredaran miras di wilayahnya masing-masing. Dimulai dari lingkup paling kecil yakni keluarga, RT, dan RW, jika memang ada masyarakat yang ada mengonsumsi miras.

"Langsung tegur disampaikan langsung ke polisi, apalagi jika ada yang menjual. Kalau ketangkap tangan warga bisa mengamankan dan menyerahkan langsung kepada polisi itu boleh. Kalau ada oknum disampaikan langsung," tuturnya.

Sejauh ini pihaknya masih melakukan pengejaran tersangka SS dan 6 orang DPO lainnya. Sehingga belum ada dugaan tersangka baru.

"Saat ini tim penyidik sedang bekerja semoga dalam waktu tidak lama bisa segera dapat. Kita sudah bekerja, pabriknya juga ada. Kemudian tersangka kita masih dua yang sudah kita tangkap dan ada tujuh DPO yang sudah kita tetapkan," katanya.

Dikatakannya sejauh ini bahkan sudah ada beberapa Polres yang datang ke Polres Bandung untuk mengambil keterangan dari tersangka yang ada. Apakah betul minuman miras oplosan tersebut didistribusikan atau dikirim ke wilayah hukum polres lain.

"Jadi kalau jualan sejak Agustus 2017 sudah mulai berjualan minuman jenis ginseng. Sejauh ini untuk agen masih ada 4, yakni di dua Cicalengka, satu di Nagreg dan satu di Cibiru," katanya.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...

Badung - Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, mengakui kualitas Firman Utina. Namun, dia menyatakan tidak membutuhkan jasanya.
 
Mantan asisten pelatih Inter Milan dan Valencia tersebut memilih mengedepankan gelandang muda yang bisa menjadi aset Persib di tahun-tahun mendatang.
 
"Saya sudah dengar rumor. Tapi kami tidak butuh dia. Dia pemain bagus tapi sudah berusia 36 tahun. Kami lebih condong mencari pemain muda untuk masa depan, mungkin usia 26-28 tahun," ungkap Mario Gomez.
 
"Kami lebih membutuhkan pemain lain. Saya tidak mau bicara dia pemain yang buruk, dia tetap pemain yang bagus," sambungnya usai memimpin latihan Persib di Stadion Arcamanik, Jumat (6/4/2018).
 
Pelatih Persib, Mario Gomez, saat pertandingan melawan PSM pada laga Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Jumat (26/1/2018). Persib takluk 0-1 dari PSM. 
 
Gomez mengaku cenderung merekrut salah satu dari dua gelandang yang sedang menjalani seleksi, yakni Ahmad Rajendra dan Paul Yohanes Yukey. "Kami coba rekrut satu, tapi keputusan akhir tetap di manajemen. Jika manajemen bilang iya maka bagus, tapi jika menolak juga tidak masalah," ujarnya.
 
Firman Utina dikaitkan dengan Persib setelah tidak lagi dikontrak Bhayangkara FC. Meski tidak lagi muda, pengalamannya dinilai bisa membantu mengangkat kinerja Maung Bandung yang terpuruk pada Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak.
 
Bobotoh pun memberikan dukungan mengingat pengalaman Firman Utina dengan Persib. Dia membela tim periode 2012 hingga 2015 dan membawa tim menjuarai ISL 2014 serta Piala Presiden 2015.
 
Sumber : liputan6.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno bertolak ke China untuk memastikan komitmen China Railway Corporation (CRC) dalam percepatan konstruksi mega proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.
 
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung diyakini akan menjadi kebanggaan kedua negara di bidang transportasi publik.  Di China, Rini beserta rombongan disambut tim lengkap CRC; President China Railway International, Head of Consortium of Jakarta Bandung HSR project, Chairman CRRC Qingdao Sifang.CRC merupakan induk usaha dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang menggarap proyek kereta cepat Jakarta Bandung. 
 
Rini menuturkan, berbagai pekerjaan konstruksi direncanakan dilakukan secara masif di 21 titik yang dianggap paling kritikal mulai awal Mei 2018. Selain itu, pembebasan lahan juga ditargetkan rampung pada akhir Mei 2018.
 
Dalam pertemuan tersebut,  CRC juga berkomitmen untuk mempercepat pembangunan terowongan, baik terowongan Walini, ataupun terowongan lainnya. 
 
"Proyek ini diharapkan bisa segera akselerasi pada bulan April untuk bisa menghasilkan progress yang baik terutama pada area konstruksi kritikal. Termasuk alih tekhnologi dan penguatan kompetensi  SDM Indonesia untuk memiliki keahlian konstruksi proyek kereta cepat," kata Rini Soemarno di Beijing melalui keterangan tertulis, Kamis (5/4/2018).
 
Bersama dengan PT KCIC, CRC juga akan merencanakan secara rinci pembangunan Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Halim Perdanakusuma dan Walini. Bahkan di grand design-nya, Walini akan menjadi kota baru di Bandung Barat dengan memiliki 1.270 hektare.
 
China berkomitmen memberikan para tenaga ahli teknis terbaik dalam hal alih teknologi serta kemampuan untuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Dengan begitu, ke depan para teknisi Indonesia akan mampu membangun proyek kereta cepat secara mandiri.
 
Ketika beroperasi, kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 143 kilometer (km) diyakini akan diminati masyarakat. Seperti halnya rute Beijing - Tianjin yang berjarak tempuh 126 km.
 
Dalam pertemuan itu, Rini didampingi oleh Staf Khusus Menteri BUMN, Sahala Lumban Gaol, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo, Sekretaris Kementerian BUMN Imam Aprianto Putro  dan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut)  PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwi Windarto.
 
Sejumlah direksi BUMN juga ikut dalam kunjungan tersebut, seperti Dirut PT LEN (Persero)  Zakky gamal Yasin, Dirut PT Inka (Persero) Budi Noviantoro, Dirut PT PLN (Persero) Sofyan Basir, Dirut PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk  Achmad Baiquni, Dirut PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Bintang Perbowo, dan Dirut PT Inalum (Persero) Budi Gunadi Sadikin. 
 
Perlu diketahui, hingga 2017, CRC telah berhasil menyelesaikan 25.000 km jalur kereta cepat. Dengan begitu, menobatkan CRC sebagai pelaksana konstruksi kereta cepat terpanjang di dunia.
 
Kereta dengan kecepatan 350 km per jam ini akan mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi sekitar 40 menit. Kereta ini akan dilengkapi empat stasiun, yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini dan Stasiun Tegalluar.
 
Sumber : liputan6.com
Published in News Update
Written by
Read more...

Bandung - Kios-kios penjualan minuman keras (miras) ilegal yang sebelumnya digerebek warga hingga saat ini, Senin (9/4/2018), belum terlihat dipasangi garis polisi. Meski begitu, di bagian depan kios-kios tersebut sudah dipasangi stiker segel milik Satpol PP Kabupaten Bandung.
 
Kondisi kios-kios tersebut pun nampak tertutup rapat dan kosong ditinggal oleh pemiliknya. Pintu satu di antara kios ditutup seng sedangkan kios lainnya dikunci dari luar.
 
Ditemui sehari sebelumnya, Camat Cicalengka, Entang Kurnia, mengungkapkan pihaknya akan mengkaji keterkaitan antara korban miras oplosan dengan kios-kios miras ilegal tersebut.
 
"Nanti kami mengumpulkan data dulu dari masyarakat. Setelah ada hasil, baru kami tindak lanjuti," ujar Entang Kurnia.
 
Pihak Kecamatan Cicalengka, menurut Entang Kurnia, sudah bergerak mencari data langsung setelah ada laporan dari masyarakat terkait jatuhnya korban miras oplosan.
 
Data terbaru, sudah ada 15 korban meninggal akibat mengkonsumsi miras oplosan di Cicalengka. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Umar Surya Fana, mengatakan ada penambahan 3 orang yang meninggal pada Senin (9/4/2015).
 
"Tiga orang meninggal di tadi Shubuh yakni Hari Suherman (23), Gilang Maulana Ramadhan dan Husni Sabara," kata Umar Surya Fana saat dihubungi melalui ponselnya, Senin (9/4/2015).
 
Polisi merilis 12 nama-nama korban tewas. Yakni Cecep Supriadi (2), Ogi (29), Din Maryana (29), Wawan Hermawan (48), Irfan Ferdiansyah (31), Iwan Gunawan (31), Dikdik Herdi (22), Asep Ogi Hernawan (40), Rizal Nurdiana (26), Kiki Ginanjar (35), Yadi Cahyadi (22) dan Deden (21).
 
"Mayoritas warga Kecamatan Cicalengka sebagian lagi warga Rancaekek dan Cileunyi," kata Umar. Diduga, para korban menenggak miras oplosan tersebut pada kamis (5/4/2018) malam.
 
Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Kembali memimpin tim Maung Bandung di dalam latihan, Pelatih kepala PERSIB, Mario Gomez langsung melakukan pembenahan di dalam tim setelah ditekuk Sriwijaya FC 1-3 pada pekan ke tiga kompetisi Go-Jek Liga 1 2018 beberapa hari lalu.

Gomez mengatakan ia ingin tim Maung Bandung meraih kemenangan perdananya di laga menjamu Mitra Kukar ‎di Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 8 April 2018 mendatang.

"Pasti, kami akan lakukan itu (meraih kemenangan). Di setiap pertandingan, kami ingin mendapat tiga poin," kata Gomez di Sports Jabar, Kota Bandung, Selasa 3 April 2018.

Menurutnya performa sebuah tim juga pemain di dalamnya bisa mengalami pasang-surut. Pemain bisa tampil buruk meski hanya melakukan tugas mudah seperti passing sederhana atau umpan silang.

Namun untuk laga kontra Mitra Kukar, Minggu malam nanti, pelatih berusia 61 tahun itu menghendaki anak asuhnya untuk tidak melakukan kesalahan sedikit pun. Pasalnya, tim Maung Bandung sudah kehilangan 5 poin dari dua laga yang sudah dilakoni.

"Kadang bisa baik dan bisa buruk tapi untuk pertandingan berikutnya itu sangat penting bagi kami terlebih ini adalah pertandingan kandang. Kami ingin raih tiga poin."

"Setiap hari kita berbicara kepada pemain, mereka bisa bermain bagus dan buruk entah dalam hal crossing atau tembakan, itu normal karena mereka manusia bukan mesin. Kemarin mungkin mereka membuat kesalahan, tapi tidak di pertandingan nanti. Saya harap tidak ada lagi kesalahan,"‎ ‎tutupnya menjelaskan.

Sumber : persib.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...