A+ A A-
News Update

News Update (2377)


Bandung - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkapkan duka cita dan kekecewaan atas tewasnya salah satu suporter Persija, Haringga Sirila. Keduanya meminta polisi mengusut tuntas kasus tewasnya Haringga.

Kasus ini terjadi di sekitar lokasi pertandingan Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jabar, Minggu (23/9/2018). Haringga diduga tewas akibat kekerasan yang dilakukan sekelompok oknum di luar stadion.

Peristiwa tersebut pun menimbulkan duka cita serta kekecewaan dari berbagai pihak. Misalnya Anies, yang mengaku berduka, marah, dan kecewa akibat peristiwa kekerasan yang mengakibatkan tewasnya Haringga.

"Kabar meninggalnya anak muda selalu menyesakkan. Hari ini jadi hari duka cita yang amat dalam. Marah, duka dan kecewa! Kekerasan itu menyesakkan. #RIPHaringga #JakmaniaBerduka *ABW," tulis Anies dalam akun Twitter-nya, @aniesbaswedan.

"Seorang anak muda, Haringga Sirila, berangkat jauh untuk mendukung kesebelasan kesayangannya @Persija_Jkt justru jadi korban pengeroyokan dan berujung pada kematian. *ABW," sambungnya.

Dia pun menyampaikan duka cita kepada keluarga korban. Anies mengatakan telah berkomunikasi dengan manajemen Persija dan menyatakan Pemprov DKI Jakarta akan membantu keperluan terkait pengurusan jenazah.

Anies meminta para Jakmania tetap tenang dan menghormati hukum. Dia pun meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tewasnya Haringga supaya pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

"Kita dukung penyelidikan penuh dan penindakan tegas di jalur hukum. Untuk itu kami minta seluruh Jakmania tetap tenang, kita tunjukkan kita adalah pendukung yang bermartabat. *ABW," tulis Anies.

"Kita percayakan penyelesaian oleh aparat penegak hukum dan pengadilan terhadap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan tindakannya di muka hukum. *ABW," lanjutnya.

Ridwan Kamil pun mengungkapkan kekecewaan atas peristiwa itu. Dia menyebut peristiwa tersebut merupakan bentuk tindakan biadab.

"Saya sangat berduka cita atas meninggalnya suporter Persija atas nama Haringga Sirilla, warga Cengkareng tadi siang. Sangat kecewa dan menyesalkan tindakan biadab oknum Bobotoh yang menodai kemenangan tim Persib yg di dapat dgn susah payah," tulis pria yang akrab disapa Emil di akun Instagram-nya, @ridwankamil.

"Bagaimanapun, dalam situasi seperti ini, secara kemanusiaan, saya pribadi memohon maaf kepada keluarga korban dan rekan2 The Jak Persija," sambungnya.

Emil menyatakan telah meminta polisi untuk mengusut kasus ini. Menurutnya, ada 5 orang yang sudah diamankan pihak kepolisian.

"Saya sudah meminta kepolisian untuk menangkap dan menghukum seberat-beratnya kepada oknum biadab yang terlibat. 5 tersangka sudah ditangkap dan ditahan di Polrestabes Bandung," ujarnya.

Dia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak melakukan fanatisme berlebihan. Emil mengatakan lebih baik tak ada liga sepakbola jika harus mengorbankan nyawa manusia.

"Bagi saya lebih baik tidak ada liga sepakbola jika harus mengorbankan nyawa manusia. Hapunten," pungkasnya.

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Pengeroyokan suporter bernama Haringga Sirila (23) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, terjadi pada Minggu (23/9/2018), sekira pukul 13.00 WIB. Haringga Sirila (23) merupakan warga Kelurahan Cengkareng Timur Kecamatan Cengkareng Kota Jakarta Barat.

Peristiwa terjadi di area Pintu Biru Stadion GBLA, sebelum pertandingan dimulai. Bersamaan dengan kejadian itu, sekelompok orang meneriaki ‎ada suporter Persija, The Jak Mania, yang datang ke lokasi tersebut.

Kemudian, berdasarkan informasi itu, korban dikeroyok. Aksi pengeroyokan itu pun sempat beredar di sejumlah grup Whatsapp. Korban sempat meminta tolong namun massa tetap mengeroyoknya.

Dalam video yang beredar, korban tampak dianiaya oleh lebih dari satu orang berbaju biru. Tampak seorang penganiaya memukulkan benda mirip pipa besi pada korban yang sudah dalam keadaan telanjang dada.

"Korban mengalami luka, dibawa ke RS Sartika Asih, kemudian meninggal dunia dengan luka di kepala dan dada. Kejadian di Gerbang Biru, tepatnya di tempat parkir," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana di Jalan Jawa, Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).

Saat pengeroyokan berlangsung, sekelompok penganiaya tampak meneriakan bahwa korban merupakan suporter Persija Jakarta, The Jak Mania. Saat dikeroyok sejumlah oknum suporter, Haringga sempat meminta pertolongan kepada seorang tukang bakso.

"Yang jelas berdasarkan pemeriksaan saksi, korban beralamat di Jakarta Barat lari ke tukang bakso untuk minta tolong tapi banyak yang narik korban kemudian terus dianiaya," ujar Yoris.

Kepolisian menyayangkan kejadian tersebut. ‎ Saat ini, polisi sudah mengamankan 10 orang diduga penganiaya korban. Semuanya saat ini sudah digelandang ke Mapolrestabes Bandung.

"Saat ini 10 orang kami amankan. Tapi baru lima yang mengakui ikut menganiaya. Saat ini mereka statusnya terperiksa, butuh wakti 1x24 jam untuk menentukan status mereka sebagai tersangka. Semoga ini kasus terakhir," ujarnya.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Pelatih PERSIB Mario Gomez menyanjung permainan anak asuhnya seusai berhasil menundukkan Persija Jakarta 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu 23 September 2018 petang tadi.

Menurut pria berusia 61 tahun itu, kemenangan yang diraih timnya merupakan hasil kerja keras dan perjuangan semua pemain di sepanjang pertandingan.

“Saya sangat bangga dengan para pemain. Bukan hanya karena kita menang, tapi juga karena kita berjuang tanpa henti. Ketika gol pertama kita dibalas, kita lanjut berjuang. Ketika gol kedua dibalas kita tetap berjuang untuk gol ketiga. Itu sangat penting karena setiap saat kita berjuang,” ujar Gomez dalam sesi jumpa pers seusai laga.

Pelatih asal Argentina itu pun menilai pertandingan tadi petang salah satu pertandingan yang sulit bagi Maung Bandung. Namun berkat karakter tim yang kuat, PERSIB mampu menaklukkan musuh bebuyutannya tersebut.

“Pertandingan ini tak mudah untuk dimenangi, dan kami bisa menang karena kami punya karakter. Babak pertama kami buruk, tapi babak kedua kami berkembang,” kata Gomez.

Skuat Pangeran Biru berhasil memenangi pertandingan dengan skor tipis 3-2. Masing-masing gol PERSIB dicetak oleh Ezechiel N’Douassel di menit 28, Jonathan Bauman (P) di menit 59 dan Bojan Malisic di masa injury time.

Sumber : persib.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Status laga kontra Persib melawan Persija sudah diputuskan dan akan digelar sesuai rencana. Pemain pun menyambut baik putusan tersebut karena mereka punya kejelasan kapan akan turun kontra tim bebuyutannya tersebut. Dari awal semua pemain memang sudah siap untuk beraksi seperti yang dikatakan Kim Jeffrey Kurniawan.

“Sudah siap, kita kan memang dari awalnya ingin tanggal 23 dan digelar tanggal 23 ya menurut saya ya bagus, karena kita tidak ingin mengubah jadwalnya gitu,” kata Kim ketika diwawancara di Stadion GBLA, Kamis (20/9).

Persib pun dikatakan Kim sudah tak sabar untuk hadapi Persija. “Kan bukan dari pihak kitanya pemindahan inginnya mundur, jadi kita tetap mempersiapkan diri untuk menghadapi Persija,” tegas Kim.

Laga melawan Persija memang sangat mempertaruhkan gengsi sebab kedua tim punya riwayat rivalitas yang panjang. Catatan itulah yang membuat semua pemain akan bermain mati-matian untuk tekuk Macan Kemayoran. Terlebih bagi Kim yang mengatakan diia sangat penasaran untuk menaklukan tim asuhan Stefano Cugurra itu.

“Pastinya dan saya pikir semua pemain pasti sangat termotivasi tinggi. Saya selama gabung di Persib belum pernah menang waktu lawan Persija, selalu draw (di kandang),” katanya.

Apalagi di pertemuan terakhir yang dimainkan Kim melawan Macan Kemayoran tim harus kalah dan dia mengalami cedera yang parah. “Yang tahun lalu apalagi selain kalah 0-1 saya mendapat cedera jadi sekarang waktunya untuk balas dan mengakhiri puasa dengan tiga poin lawan mereka,” tukasnya.

Sumber : simamaung.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Oded M Danial akan menghadiri sejumlah kegiatan pada hari pertamanya menjabat sebagai Wali Kota Bandung, Jumat (21/09/2018).

Mang Oded, begitu biasa disapa, mengawali kegiatan pukul 08.00 WIB, meresmikan Taman Alun-Alun Kota Bandung bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Setelah itu, dilanjutkan serah terima jabatan Wali Kota yang dirangkaikan dengan pisah sambut di Plaza Balaikota Bandung.

Mang Oded, akan mengadakan konferensi pers perihal pelantikan Wali Kota/ Wakil Wali Kota Bandung dan serah terima jabatan pada pukul 10.00 WIB, di Ruang Tengah Balai Kota Bandung.

Mang Oded juga diagendakan menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda Pidato Penyampaian Visi/ Misi Wali Kota Bandung Periode Tahun 2018-2023.

Rapat dilaksanakan di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, pukul 14.00 WIB.

Mang Oded mengakhiri kegiatan pukul 16.30 WIB, pengambilan gambar dalam rangka Hari Jadi ke-208 Kota Bandung, di Pendopo.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Rumah Eko Purnomo, warga Kampung Sukagalih, Desa Pasirjati, Ujungberung, Kota Bandung dikepung oleh bangunan milik tetangganya.

Rumah seluas 72 meter persegi yang dibangun oleh orangtuanya pada 1998 itu terhalang baik dari sisi kanan, kiri, depan, depan, belakang. Rumah Eko Purnomo mulai terkepung pada 2016 saat ada warga yang membeli tanah tepat di depan dan samping rumahnya.

Keduanya melakukan pembangunan dalam waktu yang bersamaan. Bagian kiri rumah Eko Purnomo tertutup oleh rumah Rohanda, sementara di kanannya tertutup rumah Yana. Di depan rumah Eko Purnomo ada rumah Rahmat, sedangkan di belakang rumah Eko nya ada rumah Imas.

Sebenarnya, Eko Purnomo diberi akses jalan untuk ke rumahnya dari Rahmat. Rahmat yang menjadikan rumahnya sebagai kontrakan itu memberikan jalan seluas kurang lebih satu meter. Jalan tersebut dibuat pada 2016 berbarengan dengan pembangunan rumahnya.

Namun, akses tersebut mengharuskan Eko untuk masuk ke rumah Rahmat sehingga tidak leluasa.

Eko Purnomo juga sempat mendatangi Badan Pertanahan Nasiona (BPN) Kota Bandung untuk memperjuangkan rumahnya pada 2017. Pihak BPN merespons dan mengeluarkan surat berita acara pengukuran yang menyatakan rumah Eko harus diberi akses jalan.

Akses jalan tersebut seharusnya dibuat di samping rumah Rohanda.

Untuk menyelesaikan konfilik tersebut, Camat Ujungberung Taufik Hidayat mengadakan mediasi. Taufik Hidayat mengadakan mediasi sampai dua kali karena belum didapatkan jalan keluar. Mediasi kedua digelar di Kantor Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Rabu (19/9/18).

Pihak yang hadir dalam mediasi ini adalah tetangga Eko yang bernama Sadil, Ketua RT 05 Ragil, Ketua RW 06 Suhendi, Aparatur Kewilayahan, Danramil, dan kepolisian setempat.

Selain mereka, perwakilan keluarga Imas yang merupakan tetangga Eko Purnomo juga turut hadir. Mediasi kedua sempat diwarnai situasi tegang, sebab pihak Eko tetap menuntut akses jalan dari BPN harus dijalankan.

Sementara pihak Camat beserta Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung sudah memberikan solusi yakni akses jalan bagi Eko melalui rumah keluarga Imas yang letaknya di belakang rumah Eko.

Mediasi yang berlangsung selama dua jam, dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB itu cukup alot.

Keluarga Imas yang diwakili Hermana mengatakan awalnya tidak tahu perihal rumah Eko yang terkepung itu ternyata bersebelahan dengan rumahnya.

"Tadi malam keluarga Ibu Imas didatangi aparat untuk bicara masalah ini, kami sambut gembira. Kami pun ingin membantu keluarga Eko dengan memberikan akses jalan," ujar Hermana.

Maka dari itu tuntutan Eko sudah terpenuhi dengan diberinya akses jalan dari rumah Imas.

Akhirnya Eko menerima solusi yang diberikan dari hasil mediasi tersebut walaupun ia belum sepenuhnya lega. Eko mengatakan sangat berterima kasih kepada keluarga Imas yang memberikan akses jalan. Akan tetapi, hak Eko sesuai dari surat sertifikat dan BPN belum terpenuhi.

"Saya berterima kasih kepada keluarga Ibu Imas yang memberikan tanahnya untuk akses ke rumah saya dan cukup membantu solusi ini. Tapi hak saya belum kembali 100 persen sesuai sertifikat dan surat BPN," ujar Eko.

Eko mengatakan pihaknya akan menunggu proses pembangunan akses jalan di samping rumah Imas. Ia berencana akan maju ke pengadilan untuk menuntut haknya sesuai dengan surat dari BPN.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Persib turun dengan beberapa perubahan di susunan starter yang dipasang Mario Gomez. Amunisi yang beresiko mendapat akumulasi kartu kuning seperti Oh Inkyun atau Jonatan Bauman disimpan di bench. Namun kebijakan yang diambil tidak lantas mengikis cara bermain Persib yang tetap solid dan juga berbahaya.

Fernando Soler mewakili staf pelatih mengatakan, mereka selalu menaruh kepercayaan kepada seluruh pemain yang ada. Memang ada beberapa pemain yang reguler mengisi starting line up tapi itu bukan acuan pelatih tidak percaya pemain lain. Hasilnya Persib tetap sukses mencuri kemenangan di laga tandang kontra Borneo.

“Tadi kelihatan beberapa pemain bukan pemain inti, tetapi kita percaya bukan sama sebelas pemain tapi kita punya 28 pemain di tim semua sudah siap untuk pertandingan,” ungkap Soler di sesi jumpa pers usai laga di Stadion Batakan, Senin (17/9).

Itu yang menjadi alasan kenapa pelatih berani memainkan Kim di menit pertama meski dia baru pulih dari cedera panjang. Setiap keputusan sudah dipertimbangkan oleh Gomez dan menurutnya pada laga tadi gelandang enerjik itu layak isi peran Oh Inkyun. Dia pun puas karena Kim cukup bertenaga menggalang lini tengah.

“Karena itu kita kasih waktu untuk Kim bisa main kelihatan dia sudah meski berapa bulan tak main dan kita harus lihat kondisi. Seperti Inkyun dia tidak bisa main kita lihat siapa bisa ganti dan diplih Kim dan semua oke,” tutup Soler.

Sumber : simamaung.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Seorang pria dianiaya pengendara motor gede (moge) yang dipicu tabrakan yang melibatkan kendaraan keduanya di Jalan Merdeka, Kota Bandung. Tabrakan terjadi karena mobil yang dikendarai pria tersebut melawan arus. Begini kronologinya.

Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Agung Reza Pratidina menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (15/9/2018) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu mobil nopol B 1952 KVK melaju dari arah Jalan Braga menuju Jalan Lembong.

Seharusnya, kata dia, pengendara mobil tersebut lurus menuju Jalan Lembong. Namun, pengendara mobil itu malah belok kiri melawan arah atau jalur verboden ke Jalan Merdeka saat berada di pertigaan Hotel El Royal.

"Waktu bersamaan ada pengendara moge dari arah Merdeka. Sehingga tabrakan tidak terhindarkan. Kondisi jalan sepi saat itu," kata Agung saat dihubungi detikcom, Selasa (18/9/2018).

Ia menuturkan mobil berwarna bercat marun yang menabrak moge tersebut kondisinya ringsek di bagian depan. Saat ini mobil diamankan di Polrestabes Bandung.

"Mobil kami amankan," ucapnya.

Menurutnya pengendara mobil tersebut berasal dari Jakarta. Sehingga tidak mengetahui jalan tersebut melawan arus. "Jadi (pengemudi) mobilnya itu karena orang Jakarta enggak tahu jalan verboden, akhirnya nabrak motor. Tapi materi (kerugian) saja, engga ada luka," ujar Agung.

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Plh Wali Kota Bandung Dadang Supriatna meninjau langsung lokasi rumah Eko Purnomo yang terblokade oleh tembok tetangga. Dadang merupakan pejabat pertama yang datang langsung ke lokasi semenjak Eko mengadu ke pemerintah.

Sebelumnya Eko pernah mengadu ke Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sekitar tahun 2016 lalu. Akhirnya aduan tersebut ditangapi oleh Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial melalui proses mediasi. Namun mediasi berujung buntu karena permasalahan harga.

Oded yang beberapa waktu lalu menjabat sebagai Plt Wali Kota Bandung kembali menangani kasus rumah Eko karena viral di media sosial. Namun Oded menyerahkan kasus tersebut ke Camat Ujungberung Taufik.

Hari ini, Selasa (18/9/2018), Plh Wali Kota Bandung Dadang Supriatna datang langsung ke lokasi dengan didampingi Camat Ujungberung, sejumlah SKPD hinga aparat kewilayahan lain dari TNI dan Polri.

Pantauan detikcom Dadang blusukan melihat langsung ke lokasi rumah Eko. Sejumlah titik atau rumah yang mengelilingi rumah Eko, ia datangi dengan berpatokan pada denah yang ada.

Dadang yang didampingi oleh pihak BPN Bandung pun berbincang dengan tetangga Eko untuk menggali lebih dalam perkara tersebut.

"Pak Eko-nya sedang tidak ada. Katanya lagi ke Jakarta," ucap Dadang di sela-sela blusukan.

Blusukan yang dilakukan sejak pukul 11.00 WIB itu hinggaa kini masih berlangsung. Bahkan Dadang mencoba masuk ke lokasi rumah Eko melalui sebuah pintu melalui salah satu rumah yang berdampingan.

Pintu tersebut berada di belakang rumah yang dijadikan indekos milik Rahmat. Pintu tersebut sengaja dibuat oleh Rahmat untuk membantu Eko keluar masuk rumahnya. Setelah berhasil masuk melalui pintu tersebut, Dadang tidak bisa meninjau lebih jauh lagi. Sebab kondisi rumah Eko terkunci.

Terlihat kondisi rumah Eko yang telah lama ditinggal itu berantakan oleh material habis pakai. Bahkan rumah bercat hijau itu nampak kotor oleh sejumlah sampah yang berserakan di lantai.

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Kemenangan 2-0 Persib Bandung atas Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (13/9/2018) menjadi modal berharga untuk melawan Borneo FC.

Pelatih Persib, Mario Gomez, mengatakan bahwa kemenangan ini membuat anak asuhnya lebih percaya diri menatap laga ke depan.

"Kemenangan saat ini akan menjadi modal untuk pertandingan selanjutnya. Tim akan bisa tambah kepercayaan diri mereka di Borneo," ujar Gomez dalam sesi konfetensi pers setelah pertandingan.

Di laga melawan Pesut Etam, Persib akan kehilangan Bojan Malisic. Bek yang memiliki jenggot tebal ini harus absen karena akumulasi kartu kuning.

"Kita hanya kehilangan Bojan karena dia kena akumulasi kartu dan sedikit cedera di Senin depan. Dan its ok kita bisa mainkan Sabil," katanya.

Meskipun persiapan sangat singkat, Gomez mengaku tak masalah. Ia akan kembali mempersiapkan timnya untuk membawa poin dari kandang Borneo FC.

"Yang penting meski enggak cukup (waktu persiapan), semua pemain harus main. Ini akan balance untuk tim. Hari ini kita akan enjoy kemenangan dan besok kita persiapan lawan Borneo," ucapnya.

"Kita tahu Borneo adalah tim yang kuat. Namun mereka kebobolan di menit terakhir dan mereka punya pemain yang bagus," ucapnya.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...