A+ A A-
News Update

News Update (1550)


Bandung - Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Tono Rusdiantono, menegaskan keberadaan para pengemis atau penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Ibukota Jawa Barat ini, karena persoalan mental.

Menurut Tono, mayoritas pengemis yang berada di Bandung bukan berasal dari Bandung, melainkan banyak dari luar kota. Pada prinsipnya, kata Tono, memang tidak boleh ada para pengemis atau PMKS di jalan-jalan.

"Baik, saya akan garuk (tangkap, Red) pastinya jika terlihat ada di jalan-jalan. Jadi, benang merahnya adalah karena kemalasan. Maka, saya akan berikan peringatan dahulu ke mereka," kata Tono di Sukajadi, Jumat lalu (17/2/2017).

Jumlah tim unit sosial respon (USR) di Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, yang saat ini jumlahnya sekitar 20 orang, ujarnya menjadi persoalan. Sebab, jumlah itu diakuinya belum menjadi jumlah yang ideal untuk atasi masalah PMKS di Kota Bandung. Padahal, Tono menegaskan selalu menggenjot dan menekankan pada tim USR untuk terus menghalau para PMKS di jalan.

"Tim USR jumlahnya ada 20 orang dan dibagi tiga tim. Itu jumlah yang masih kurang menurut saya. Tapi, pasti tahun depan saya akan minta penambahan 100 orang," ujar Tono.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Camat Sukajadi, Yudi Hermawan, menyebut bahwa pengemis yang bermukim di wilayahnya memang bukan warga Kota Bandung. Sehingga, kesan yang melekat di wilayah Sukajadi tepatnya di Kelurahan Sukabungah membuat warganya merasa keberatan disebut "kampung pengemis".

"Yang menyampaikan kampung pengemis itu kan dari luar. Jadi kan pemikirannya kampung pengemis itu semua yang ada di sana pengemis, tapi kan tidak. Di sana ada warga pekerja biasa," kata Yudi seraya mengatakan para pengemis itu memiliki segalanya di kampung halamannya.

Kedatangan para pengemis ke Kota Bandung, kata Yudi, bukan karena mereka miskin melainkan karena profesi. Sehingga, hal itu menjadi persoalan aparat kewilayahan dan warga setempat yang merasa keberatan jika wilayahnya dikenal dengan kampung pengemis.

"Insya Allah sedikit demi sedikit, kami akan simpan spanduk, guna mengingatkan dan memberi edukasi bahwa kami memang keberatan adanya pengemis di wilayah kami," tegas Yudi yang mengaku memang para pengemis di wilayahnya sudah beranak pinak dari luar kota, bahkan ada yang hingga membeli rumah di Kelurahan Sukabungah

Selanjutnya, untuk antisipasi menjamur kembali pengemis di wilayah Sukajadi, Yudi mengatakan selalu memberlakukan peraturan administrasi dengan mewajibkan lapor ke RT dan RW, serta meminta surat pindah jika ada warga yang berniat menetap lama..

"Kami pun sering lakukan kerjasama dengan dinas terkait untuk berikan pelatihan pada warga, agar tidak kembali lagi mengemis dan mendapatkan penghasilan dari pekerjaan yang layak," ujarnya.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Dijadwalkan Persib Bandung akan melakoni laga melawan Mitra Kukar pada malam hari, yaitu pukul 21.00 WIB. Jadwal tersebut muncul lewat hasil drawing yang digelar di Hotel Parklane, Jakarta, Selasa (21/2/2017) sore.

Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman tak mempersoalkan soal jadwal tersebut. Awalnya, pelatih yang akrab disapa Djanur itu telah mengantisipasi jika laga timnya digelar pada sore hari. Pasalnya, Kota Solo terkenal dengan cuaca siang hari yang menyegat.

"Bagus main malam, karena selama ini tim main malam, mudah-mudahan membuat pemain lebih enak," ujar Djanur lewat ponselnya, Selasa (21/2/2017) sore.Dalam fase grup Piala Presiden 2017, Persib mendapatkan jadwal laga malam berturut-turut.

Sebelum bertolak ke Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah pada Kamis (23/2/2017) nanti, Djanur telah membuat persiapan dengan menggelar latihan pada pagi dan siang hari.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Pemerintah Kota Bandung mengerahkan warganya melakukan kegiatan "Beberesih Bandung" serentak di setiap kelurahan dan kecamatan serta sekitar Balai Kota Bandung, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2017, Selasa (21/2/2017).

Beberesih dengan gerakan pungut sampah (GPS) diikuti PNS dan festival peduli sampah pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMA.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ikut hadir minta para pelajar soal kebiasaan membuang sampah dan selalu saling mengingatkan kepada temannya agar tak membuang sampah sembarangan.

"Kalian harus galak jika lihat teman kamu yang nyampah dengan buang sampah di jalan. Saya kira itu pesan saya kita jadikan Bandung Juara," ujar Emil kepada ratusan pelajar di Plaza Balai Kota, Selasa (21/2).

Menurut Emil, Pemkot Bandung sudah dua kali mendapatkan Adipura. Jadi, Adipura tidak boleh pergi, harus dipertahankan.
"Kebersihkan Kota Bandung tanggung jawab bersama Jadi kalau ke luar rumah terus ada sampah jangan mengandalkan tukang sampah," ujar Emil.

Sementara itu Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Bandung , Salman Fauzi, mengatakan, sampah Kota Bandung masih memiliki banyak problem. Karena, budaya masyarakat untuk membuang sampah ke tempatnya masih harus dibangun.

Peringatan hari sampah nasional ini, kata Salman untuk terus mengedukasi masyarakat, ibu rumah tangga, dan sekolah.untuk mendorong di setiap daerah ada bank sampah organik dan non organik.

Ke depan,masyarakat yang sudah mau mengelola sampah dengan baik memang seharusnya mendapatkan reward.
"Harus dibuat Perda tentang intensif dan disintensif pengelolaan sampah. Misalnya, masyarakat yang melakukan pemilahan sampah, bisa digratiskan tak membayar PBB," ujar Salman.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Tahun ini Pemkot Bandung fokus dalam penanganan banjir. Sebanyak Rp 54,8 miliar digelontorkan untuk menangani banjir mulai dari perbaikan gorong-gorong hingga membangun danau retensi.

Menurut Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, saat ini perbaikan gorong-gorong terus dilakukan dengan bertahap. Saat ini danau retensi yang sudah mulai yakni di Komplek Sarimas-Arcamanik dan Sirnaraga-Pasteur.

"Perbaikan dan pembersihan drainase itu sudah rutinitas. Danau (retensi) sudah mulai lelang," ujar Emil sapaan karib Ridwan Kamil di Balai Kot Bandung, Selasa (21/2/2017).

Danau yang nantinya bisa berfungsi menampung air saat hujan itu ditargetkan rampung Agustus atau September.

"Danau itu kan ada delapan. Kalau jadi, semoga tidak terjadi lagi banjir besar seperti tahun lalu. Tahun ini targetnya kebersihan sungai. Membersihkan sekaligus melahirkan budaya sungai bersih," ucap Emil.

Sementara itu, Kasi Perencanaan Jalan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cecep Riksan mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan normalisasi sejumlah sungai. Anggaran dimaksimalkan untuk normalisasi sungai.

"Bantuan provinsi sudah disetujui tiga paket yaitu normalisasi sungai Cipamokolan Rp4 miliar, Citepus Rp2 miliar dan Cidurian Rp4 miliar. Dari APBD kita Rp 54,8 miliar untuk penanganan banjir, 10 miliar di antaranya untuk danau retensi," kata Cecep.

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Pemkot Bandung memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2017 dengan menggelar Festival Peduli Sampah di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (21/2/2017).

Festival Peduli sampah tersebut dimulai dengan gerakan pungut sampah oleh pelajar mulai dari tingkat SD Hingga SMA. Kepada pelajar, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil punya pesan soal kebiasaan membuang sampah.

"Kota kita tanggung jawab kita. Jadi bukan kota kita tanggung jawab Pak Wali, bukan. Apa artinya? Jadi kalau ke luar rumah terus ada sampah jangan mengandalkan tukang sampah," ujar pria yang karib disapa Emil itu.

Emil berharap para pelajar ini bisa menjadi buta besar kebersihan minimal untuk lingkungannya sendiri.

"Saya ingin adik-adik yang keren ini belajar jadi teladan, jadi duta besar. Caranya dengan TPS. Tahan memproduksi sampah, pungut sampahnya, simpan sampah pada tempatnya," jelas Emil.

Pria berkacamata itu mencontohkan, Ia kerap menyimpan sampahnya sendiri jika tidak menemukan tempat sampah di sekitarnya. Sampah itu kemudian akan dibuang setelah Ia menemukan tempat sampah.

"Misalnya saya buka permen, terus enggak ada tempat sampah. Saya sakuin. Jadi baju saya itu jadi kantong sampah saya sendiri. Minimal kalau punya sampah kering, belum nemu tempat sampah, simpan di tas dulu," sarannya.

Selain itu, Emil menyarankan, kepada pelajar di Bandung agar saling mengingatkan kepada temannya yang masih membuang sampah sembarangan.

"Kamu harus galak kalau lihat teman kamu yang nyampah. Kamu harus galak kalau ada teman-teman kamu yang buang sampah di jalan. Saya kira itu pesan saya kita jadikan Bandung Juara. Kita sudah dua kali dapat Adipura. Adipura tidak boleh pergi, kita harus mempertahankan," tandasnya

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Babak delapan besar Piala Presiden 2017 dipastikan akan digelar di Solo. Persib Bandung merupakan satu dari delapan tim yang lolos ke delapan besar Piala Presiden.

Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman atau Djanur mengaku, babak delapan besar menjadi tantangan bagi timnya sebelum mengarungi Liga Satu. Sebab timnya akan bertanding di lokasi netral sehingga dukungan bobotoh tak sebesar ketika Persib bermain di kandang sendiri.

“Ini ujian yang sebenarnya karena kami kemarin menang semua di kandang,” kata Djanur di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung,
Senin (20/2/2017).

Diakui Djanur, penampilan timnya selalu buruh jika bermain di luar Kota Bandung. Ia pun sempat merasakan hal tersebut pada kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

Djanur baru memenangkan satu laga tandang selama mengarsiteki Persib sejak laga kesembilan kompetisi ISC 2016. Persib berhasil mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor 2-0 di Stadion Mandala, Jayapura, pada 21 Juli 2016.

“Bermain di luar Kota Bandung ini juga untuk pembuktian apakah sudah ada perbaikan atau belum,” kata Djanur.

SUmber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Kota Bandung sudah mendeklarasikan #BDGHantamHoax di Taman Alun-alun Bandung, Jalan Asia AfriSenin (20/2/2017). Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berharap warga tidak hanya tidak percaya hoax tapi juga tidak menyebarkan hoax.

"Jadi hari ini mendeklarasikan warga Bandung Hantam Hoax. Pemkot Bandung mengajak elemen masyarakat, pelajar ormas dan lembaga lainnya bersepakat untuk melawan hoax sebagai upaya pembelajaran pendewasaan agar bisa memilah informasi, mengonsumsi informasi dengan sebaik-baiknya," ujar pria yang karib disapa Emil itu di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Senin (20/2/2017).

Dengan deklarasi ini, lanjut Emil, pihaknya juga mengajak warga Bandung untuk cek dan ricek saat mendapatkan informasi atau akan menyebarkan informasi.

Masalah hari ini bukan mencari informasi tapi memilah informasi. Oleh karena itu warga Bandung bersepakat untuk cek dan ricek berita di online-online terpercaya seperti detikcom dan lainnya," ucapnya.

Selain itu, pria yang hobi bersepeda itu mengajak warga Bandung untuk tidak mudah menyebarluaskan informasi sebelum informasi tersebut terbukti kebenarannya.

"Kita juga akan mengkampanyekan tidak hanya jangan percaya hoax, tapi juga tidak menyebarluaskan. Kita tidak hanya korban hoax, tanpa sengaja juga menjadi pelaku hoax," ungkapnya.

Emil juga ingin membuktikan kepada masyarakat di luar Bandung bahwa warga Kota Bandung sudah dewasa dan bisa memilah informasi yang baik.

"Sehingga bisa menjadi contoh untuk kota-kota lain kalau kita bisa mengikis berita hoax," tandasnya.

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Fungsionaris PKS Jawa Barat Sadar Muslihat mengakui nama-nama yang muncul di internal PKS untuk diusung menjadi kandidat calon gubernur Jawa Barat tersebut tak jauh dari nama-nama yang muncul dari hasil survei sejumlah lembaga survei.

Sebelumnya, beberapa lembaga survei seperti Instrat melansir hasil survei mereka yang diadakan pada akhir 2016 lalu. Terdapat tiga nama yang muncul dan dianggap layak maju sebagai calon gubernur/wakil gubernur dari internal PKS.

Ketiga nama tersebut yaitu Netty Prasetyani Heryawan (istri Gubernur Ahmad Heryawan), Tate Qomarudin (mantan Ketua DPW PKS Jabar) dan Haris Yuliana (Wakil Ketua DPRD Jabar).

"Enggak jauh-jauh dari yang muncul. Dari internal ada Pak Tate Qomarudin, ada Pak Haris, ada Bu Netty," kata Sadar kepada Tribun di Bandung, Senin (20/2).

Nama-nama yang muncul dari internal PKS itu, selanjutnya akan disurvei dan digodog oleh internal PKS. Di samping itu, mereka juga didorong untuk berkiprah sesuai dengan kapasitas dan tugasnya masing-masing yang diharapkan dapat meningkatkan popularitas dan elektabilitas ketiganya.

Meski demikian, kata Sadar, PKS tetap membuka peluang untuk mencalonkan kandidat gubernur dari luar PKS. Ia menyebut sudah ada dua nama yang mencuat, yakni Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar.

"Keduanya (Ridwan dan Deddy Mizwar) punya historikal dengan PKS. Jadi kita enggak berat lagi membangun kerjasama," ungkap Sadar yang juga anggota DPRD Jabar.

PKS memang pernah menjalin kerjasama dengan keduanya. PKS yang berkoalisi dengan Gerindra adalah dua partai yang mengantarkan Ridwan Kamil sebagai Wali Kota Bandung. Begitu pun dengan Deddy Mizwar. PKS menggandeng Deddy Mizwar sebagai Wakil Gubernur Jabar untuk mendampingi kader PKS Ahmad Heryawan pada pilgub 2013 lalu.

Kerjasama itu pun berhasil mengantarkan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018 dan masih menjabat hingga saat ini.

"Kerjasama yang telah dibangun dengan keduanya, menjadi modal PKS. Artinya kita bisa dengan mudah saling memahami. Paling enggak PKS sudah punya (chemistry) berapa persen. Jadi kita enggak akan jauh dari kedua tokoh itu," tambah dia.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Jawa Barat, M Guntoro mengatakan perbaikan Jembatan Cisomang di Jalan Tol Purbaleunyi kilometer 100+700, baru mencapai 25 persen. Menurutnya, perbaikan jembatan yang menghubungkan Bandung-Jakarta tersebut diharapkan bisa rampung sebelum musim mudik lebaran tahun ini.

"Targetnya (perbaikan jembatan) Maret, tapi kan molor. Saat ini progresnya baru 25 persen. Tapi mudah-mudahan sebelum lebaran harus sudah selesai," kata Guntoro saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Senin (20/2).

Seperti diketahui, Jembatan Cisomang kilometer 100+700 Jalan Tol Purbaleunyi mengalami pergeseran mencapai 53 centimeter. Pergeseran tersebut terjadi akibat adanya pergerakan tanah di beberapa kaki pilar.

Perbaikan Jembatan Cisomang sudah dimulai sejak Desember 2016 lalu. Perbaikan itu dipimpin langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera) bersama Badan Pengawas Jalan Tol (BPJT), Jasa Marga dibantu Dinas Bina Marga Jabar.

Selama proses perbaikan, Guntoro menegaskan bahwa kendaraan bermuatan berat seperti truk-truk besar tetap dilarang melintas dan dialihkan ke Jalur Purwakarta melalui pintu tol Sadang di km 76 dan pintu tol Jatiluhur di km 84.

Dari dua pintu tol tersebut, kendaraan bisa masuk kembali ke Tol Cipularang melalui pintu gerbang tol Padalarang Timur di kilometer 122. Sedangkan kendaraan tujuan Jakarta, diarahkan keluar melalui gerbang tol Padalarang Timur atau tol Cikamuning kilometer 116, selanjutnya masuk kembali melalui tol Sadang dan Jatiluhur.

Namun Guntoro mengungkapkan, dampak dari pengalihan arus tersebut beberapa akses jalan non tol seperti jalur Jalan Bandung- Purwakarta, Sadang-Subang hingga Cikamurang mengalami kamacetan panjang dan juga kerusakan.

"Jalannya banyak yang amblas dan terkelupas karena muatannya luar biasa berat. Oleh karena itu, kita berharap agar Jembatan Cisomang ini bisa segera rampung," ujar Guntoro.

Bila perbaikan Jembatan Cisomang belum juga ramung, ia khawatir hal itu akan berdampak terhadap persiapan musim mudik tahun ini. "Khawatirnya (macet parah) lebaran ini. Mudah-mudahan sebelum lebaran sudah selesai," kata Guntoro.

Apalagi, lanjut Guntoro, pihaknya harus turut memperbaiki jalan-jalan non tol yang mengalami kerusakan. Proses perbaikan sejumlah jalur jalan non tol tersebut juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

"Kalau hanya melapisi (aspal) mungkin tidak butuh waktu lama. Tapi kalau perbaikan pondasinya, harus digali dulu, jadi butuh waktu," tambah dia.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menargetkan, PD Pasar Bermartabat untuk menyelesaikan empat proyek revitalisasi pasar di Kota Bandung pada tahun 2017. Keempat proyek revitasilasi pasar tersebut yakni Pasar Cihaurgeulis, Pasar Palasari, Pasar Kiaracondong dan Pasar Cijerah.

“Tahun ini, targetnya harus ada empat pasar yang selesai direvitalisasi. Dengan demikian, progres yang sudah kita canangkan dari awal sesuai dengan keinginan,” ujar wali kota yang akrab disapa Emil usai melantik dan mengambil sumpah Ketua Badan Pengawasan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Bandung Bermartabat, Muchsin Al-Fikri di ruang rapat Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum Kota Bandung, Senin (20/2/2017).

Emil meminta, pengelola pasar sudah harus mulai menggunakan sistem manajemen modern. Mulai dari pengelolaan sampai transaksinya. Lalu dari segi pengembangan, Emil menyarankan PD Pasar Bermartabat untuk bekerja sama dengan konsultan proyek.

Badan Pengawasan pun diharapkan bisa melakukan laporan hasil audit setiap sebulan sekali sebagai tugas dan fungsi mereka. Hasil evaluasi tersebut sebagai informasi bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sehingga bisa melihat ada atau tidak peningkatan di bidang pelayanan ke pedagang maupun pelayanan kepada pengunjung.

“Saya dan Pa Wakil sudah sering menerima keluhan terkait pelayanan PD Pasar. Sudah saatnya kita memulai pengelolaan pasar yang modern dan transaksinya pun memakai transfer. Harus dibuktikan semua janji yang diucapkan PD Pasar saat di wawancara. Kita harus kerja keras. Pimpinan harus mengawasi langsung ke lapangan sehingga ada progres ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Emil pun berharap, tidak akan ada lagi permasalahan yang terjadi di pengelola pasar di Kota Bandung untuk terciptanya suasana pasar yang disukai pedagang maupun pengunjung.

“Semoga tidak ada lagi problem internal yang menghambat kelancaran program PD Pasar. Jadi dalam perjalannya, pasar akan menjadi tempat yang menyenangkan,” pungkasnya.

Sumber : fokusjabar.com
Published in News Update
Written by
Read more...

Facebook Fan Page

Follow Us On Twitter