A+ A A-
News Update

News Update (1943)


Bandung - Bagi Anda yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM), layanan SIM Keliling Online Polrestabes Bandung siaga di dua lokasi, Jumat (28/7/2017).

Mobil SIM keliling online 1 hadir di Festival Citilink, Jalan Peta, Bandung. Mobil SIM keliling online 2 hadir di Lucky Square, Jalan Ters Jakarta, Antapani, Bandung.

Layanan Mobil SIM Keliling Online hanya untuk memperpanjang masa berlaku SIM roda dua (SIM C) dan empat (SIM A). Layanan tersebut dimulai pukul 08.00 WIB. Anda diharapkan untuk tidak lupa membawa semua persyaratan.

Di antaranya SIM asli yang diterbitkan Satlantas Polrestabes Bandung yang masa berlakunya habis pada tahun ini dan identitas diri berupa kartu tanda penduduk (KTP) yang dikeluarkan pemerintah Kota Bandung.

Apabila SIM yang Anda miliki telah melebihi masa berlakunya, bisa di proses di Satpas/Polres masing-masing sesuai domisili KTP dengan cara mengajukan permohonan pembuatan SIM.

Informasi ini sesuai laman resmi Mabes Korlantas Polri, www.simkeliling.info. Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah.

Karena itu, untuk warga Kota Bandung dapat kembali mengeceknya ke TMC Polrestabes Bandung, 022-4203505

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Partai Nasdem membidik mantan atlit bulutangkis nasional, Ricky Subagja untuk diusung di Pilwalkot Bandung 2018. "Nasdem baru buka pendaftaran 29 Juli sampai 10 Agustus 2017," ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Nasdem Kota Bandung, Uung Tanuwijaya, di Jalan Merdeka, Kamis (27/7/2017).

Menurutnya, pendaftarkan bakal calon wali Kota Bandung dari Partai Nasdem terbagi ke dalam tiga jalur, yaitu jalur umum, jalur internal, dan jalur undangan. Ia mengklaim sudah banyak yang konfirmasi mendaftar jalur umum, mulai dari tokoh politik, akademisi, sampai PNS.

Dari jalur internal, selain Ricky Subagja, Partai Nasdem memiliki kader muda potensial, Rizky Mediantoro yang merupakan pengusaha berbagai bidang. "Yang akan mengejutkan ada beberapa calon yang sudah mendaftar ke partai lain dan mengembalikan formulir (tapi) akan mendaftar ke Nasdem melalui jalur undangan," ujar Uung Tanuwijaya.

Menurut Uung tidak masalah ada calon yang sudah mendaftar dan mengembalikan formulir ke partai lain terus daftar ke Nasdem asalkan calon menarik dulu berkas pendaftaran (di partai sebelumnya).

Uung Tanuwijaya berharap wali kota pilihan Nasdem nantinya lebih merakyat dan bisa mengayomi rakyat. Sosok seperti Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, menurutnya, menjadi idaman sekaligus tolak ukur sebagai pemimpin yang memiliki inovasi mendunia.

Calon yang sudah mendaftar dan mengembalikan formulir di Partai Nasdem, akan diverifikasi lalu disurvei pada akhir Agustus 2017. "Hasil survey menjadi salah satu syarat dipertimbangkannya untuk dicalonkan oleh Partai Nasdem, " ujar Uung Tanuwijaya.

Ia mengakui Nasdem harus berkoalisi dengan partai lain karena hanya ada 4 kursi dari 10 kursi di DPRD yang dibutuhkan untuk maju bertarung di Pilwalkot Bandung. Uung Tanuwijaya mengatakan Partai Nasdem sudah menjalin komunikasi dengan semua partai lain.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Sepak bola sejatinya adalah hiburan rakyat. Namun kini telah menjadi tragedi. Fanatisme berlebih menjadi akar permusuhan antar suporter. Balas dendam menjadi bumbu penyedapnya.

Kasus kematian dan bentrokan antar suporter selalu menjadi penyakit dunia sepak bola Indonesia yang harus segera dicari penawarnya. Paling anyar, kasus meninggalnya seorang bobotoh bernama Ricko Andrean (22), sekitar 10.30 WIB, Kamis (27/7/2017).

Ricko menjadi korban pengeroyokan salah sasaran oleh oknum bobotoh saat laga Persib Vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (22/7/2017) lalu. Pada laga tersebut skor berakhir imbang 1-1.

Saat kejadian, oknum bobotoh mengira Ricko adalah suporter Jakmania. Padahal Ricko adalah sosok bobotoh sejati yang berusaha menolong orang diduga Jakmania yang sedang dipukuli. Namun niat mulianya itu berujung tragis. Dia malah ikut diamuk oknum bobotoh hingga akhirnya dinyatakan meninggal pagi kemarin, setelah sempat dirawat di RS Santo Yusup selama lima malam.

Menurut keluarga, Ricko sangat mencintai Persib Bandung. Hampir setiap pertandingan 'Maung Bandung' Ricko selalu menyempatkan hadir untuk memberikan dukungan secara langsung kepada tim kebanggaannya.

Menurut Ratna (40) salah satu kaka Ricko, bila kecintaan adiknya kepada Persib Bandung sudah tidak diragukan. Ricko bahkan kerap keluar masuk pekerjaan hanya demi mendukung Persib Bandung. "Pernah ninggalin ujian sekolah juga demi Persib," ucapnya.

Ricko Andrean bukan satu-satunya korban yang tewas dari pihak bobotoh. Bila dijumlahkan dengan kelompok suporter lain, jumlahnya diperkirakan mencapai puluhan orang. Jauh sebelumnya, sekitar tahun 2012, keluarga besar bobotoh juga kehilangan salah satu anggota terbaiknya Rangga Cipta Nugraha (22).

Rangga menjadi korban kebrutalan oknum suporter usai laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung, di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (27/5/2012) silam. Kesedihan begitu dirasakan dan menjadi sorotan demi terciptanya perdamaian di sepak bola Indonesia saat itu.

Gaung perdamaian itu kini kembali disurakan. Suporter sepak bola tanah air diharapkan bisa lebih bersikap dewasa agar tidak ada lagi korban yang meninggal sia-sia. Semua pihak mulai dari menteri, pentolan kelompok suporter, kepolisian satu suara untuk mewujudkan perdamaian.

Pentolan Viking Persib Club Yana Umar berharap kematian Ricko Andrean (22) menjadi kasus terakhir. Kejadian ini diharapkan menjadi awal mula perdaiaman antara Viking dan Jakmania.

"Jangan sampai terulang lagi, sudahi. Mau sampai kapan lagi? (permusuhan ini) ibarat senjata makan tuan," kata Yana, di rumah duka, Jalan Tamim Abdul Syukur, Cicadas, Kota Bandung.

Manajemen Persib juga berahap, kejadian ini menjadi yang terakhir. Kasus meninggalnya Ricko harus menjadi pembelajaran bagi semua bobotoh agar mendukung dengan hati jernih tanpa mengedepankan emosi dan dendam.

"Semoga ini menjadi korban terakhir. Ini juga menjadi pembelajaran bagi bobotoh untuk menghentikan pertikaian dengan kelompok suporter lain," ujar Media Officer Persib Bandung Irfan Suryadireja.

Meninggalnya Ricko juga mendapat perhatian dari Menpora Imam Nahrowi. Melalui akun twiter pribadinya, dia berharap tidak ada lagi korban jiwa di sepak bola Indonesia.

"Innalilahi wainnailaihi rojiuun, duka mendalam atas meninggalnya Ricko Andrean. Jangan ada lg korban jatuh di sepak bola Indonesia.-IN," tulis Menpora.

Saat ini pihak kepolisian juga terus melakukan penyelidikan untuk mengusut kasus pengeroyokan ini. Selain itu diharapkan kejadian ini menjadi yang terakhir. "Ini merupakan keprihatinan bagi kita semua. Semoga kejadian terakhir tidak terulang lagi," ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo.

Semua pihak menyuarakan perdamaian antar suporter. Semoga ini juga menjadi keinginan para bobotoh maupun suporter klub sepakbola mana pun di luar sana. Mari bangun sepakbola Indonesia dengan damai.

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil turut berdukacita atas meninggalnya Ricko Andrean (22) yang menjadi korban pengeroyokan salah sasaran oleh oknum bobotoh pada laga Persib vs Persija, Sabtu (22/7) lalu.

Dalam akun instagramnya @ridwankamil, orang nomor satu di Bandung itu mengungkapkan kesedihannya dan menyayangkan peristiwa yang terjadi.

"Selamat jalan wargaku tersayang Ricko Andrean. Semoga engkau diterima iman islamnya, dilapangkan kuburnya dan diampuni segala dosanya. Amin," tulisnya.

Pria yang karib disapa Emil itu berharap meninggalnya Ricko menjadi pelajaran berharga bagi para suporter sepakbola agar tidak mengulangi kembali peristiwa pengeroyokan.

"Semoga kepergianmu adalah yang terakhir dan menjadi titik balik damainya antar suporter sepak bola Indonesia. Mungkin lebih baik tidak ada sepak bola jika ternyata harus menghilangkan nyawa-nyawa manusia. Karena membunuh satu manusia sama dengan membunuh seluruh kemanusiaan. "dan apakah manusia mengira bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pwetanggungjawaban)? " QS Al Qiyamah 36," tulisnya.

Senin (24/7) lalu Emil sempat menjenguk Ricko di RS Santo Yusup kemudian momen itu diunggahnya ke dalam akun instagramnya. Emil menuliskan pesan kepada pelaku yang menyiksa Ricko agar datang untuk meminta maaf kepada Ricko.

"Coba kamu-kamu, oknum bobotoh yang menyiksa Ricko, bobotoh Cicadas, yatim piatu pula, saat Persib lawan Persija, berani gak gentle datang minta maaf?. Dia saat ini kritis dengan luka2 disekujur tubuhnya di RS Santo Yusup. Jika hukum dunia tidak mendapatimu, semoga hukum Allah yang akan mengejarmu!" kata Emil dalam tulisannya.

Ricko menghembuskan napas terakhirnya pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB. Ia dimakamkan sekitar pukul 15.00 WIB di Taman Pemakaman Umum Cikutra, dekat dengan pusara almarhumah sang ibunda.

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Kepala Polrestabes Bandung, Kombes Hendro Pandowo, mengaku sangat prihatin sekaligus sedih dengan jatuhnya korban dari kalangan bobotoh ketika pertandingan Persib vs Persija, Sabtu (22/7).

Hendro berharap peristiwa itu harus menjadi yang terakhir kalinya. Hendro berjanji akan segera menangkap para pelaku pengeroyokan terhadap Ricko yang diduga dilakukan oleh oknum bobotoh.

Menurut dia, polisi sudah mengantongi sejumlah petunjuk untuk segera menangkap dan menetapkan para tersangka pada kasus pengeroyokan yang menyebabkan Ricko meninggal dunia.

"Saya sudah perintahkan Kasatserse dan Kapolsek Gedebage melakukan pengusutan. Kemarin juga sudah melakukan pengecekan ulang ke TKP. Mencari bukti-bukti dan alhamdulillah ada petunjuk yang kami dapatkan," tutur Hendro kepada Tribun setelah melayat ke rumah duka, Kamis (27/7) siang.

Hendro mengatakan dari TKP di Pintu S ini pihaknya memperoleh sejumlah petunjuk baik dari rekaman CCTV maupun petunjuk lain seperti rekaman video amatir. "Kami akan bekerja cepat untuk mengidentifikasi para pelaku yang melakukan pengeroyokan," ujar Hendro.

Selain itu, kata Hendro, polisi mendapat informasi tambahan yang berasal dari keterangan para saksi di lokasi kejadian.

"Saksi sudah lima orang yang kami periksa. Kami dengarkan keterangan mereka yang merupakan rekan korban. Ada juga saksi dari pihak kepolisian dan pihak GBLA. Mohon doanya, cepat atau lambat para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum," tuturnya.

Pengeroyokan terhadap Ricko, menurut Hendro, terjadi karena Ricko hendak menolong seseorang yang sedang dikeroyok oleh oknum bobotoh. Namun, karena Ricko tidak menggunakan atribut Persib, para pelaku pengeroyokan pun mengira Ricko sebagai pendukung Persija sehingga serangan diarahkan kepadanya.

"Korban ini niatnya mulia, menolong yang dikeroyok. Tapi dia tidak mengenakan atribut Persib. Akhirnya jadi korban juga," katanya. Ditanya apakah Polrestabes akan mengevaluasi sistem pengamanan di Stadion GBLA, Hendro mengaku pihaknya selalu melakukan evaluasi. Namun ia mengklaim sistem pengamanan saat Persib bentrok dengan Persija sudah cukup baik.

Selain menempatkan personel di areal pinggir lapangan, kata Hendro, pihaknya juga menugasi 15 personel kepolisian di batas tribun antarpenonton demi menghindari hal-hal tidak diinginkan.

"Kemarin sudah konsep maksimal. Sudah bagus, tapi perlu kerja sama dan koordinasi semua pihak. Manajemen, bobotoh, semua harus terlibat," ujar Hendro.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Bagi Anda yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM), layanan SIM Keliling Online Polrestabes Bandung siaga di dua lokasi, Kamis (27/7/2017).

Mobil SIM keliling online 1 hadir di Hotel Endah Parahyangan, Jalan Raya Cibeureum No. 14, Bandung. Mobil SIM keliling online 2 hadir di M-Square Apartment, Jalan Cibaduyut No. 142, Bandung.

Layanan Mobil SIM Keliling Online hanya untuk memperpanjang masa berlaku SIM roda dua (SIM C) dan empat (SIM A). Layanan tersebut dimulai pukul 08.00 WIB. Anda diharapkan untuk tidak lupa membawa semua persyaratan.

Di antaranya SIM asli yang diterbitkan Satlantas Polrestabes Bandung yang masa berlakunya habis pada tahun ini dan identitas diri berupa kartu tanda penduduk (KTP) yang dikeluarkan pemerintah Kota Bandung.

Apabila SIM yang Anda miliki telah melebihi masa berlakunya, bisa di proses di Satpas/Polres masing-masing sesuai domisili KTP dengan cara mengajukan permohonan pembuatan SIM.

Informasi ini sesuai laman resmi Mabes Korlantas Polri, www.simkeliling.info. Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah. Karena itu, untuk warga Kota Bandung dapat kembali mengeceknya ke TMC Polrestabes Bandung, 022-4203505.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Sebuah video diduga oknum polisi memasukkan penonton tanpa tiket ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) mendadak viral di media sosial (medsos). Polrestabes Bandung turun tangan mengusut.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengaku sudah mengetahui video tersebut. "Sudah saya lihat (videonya)," kata Hendro via pesan singkat, Rabu (26/7/2017).

Video berdurasi sekitar 40 detik diunggah melalui akun Twitter dan Instagram @officialvpc pada Selasa (25/7) lalu. Namun, belum ketahui kapan video itu direkam.

Dalam video tersebut, para pendukung Persib atau bobotoh mengantre masuk stadion. Di sisi lain, beberapa orang penonton leluasa masuk. Video itu memperlihatkan oknum polisi meloloskan sejumlah bobotoh lewat celah pagar berwarna hitam.

Hendro belum dapat memastikan kapan suasana dalam video itu direkam. Ia juga belum menyimpulkan apakah benar atau tidak polisi yang bertugas di lokasi itu memasukkan bobotoh tanpa tiket.

"Kita akan selidiki," kata Hendro.

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Polrestabes Bandung berjanji mengusut kasus pengeroyokan yang menimpa seorang pendukung Persib atau bobotoh, Riko Andrian (22). Korban babak belur akibat dikeroyok oleh sejumlah orang diduga bobotoh saat laga Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (22/7) lalu.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo menengok Riko yang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Santo Yusup, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Rabu (26/7/2017). Pemudah tersebut sudah empat hari terbaring lemah dengan selang infus menancap di lengan kirinya. Setengah wajahnya tertutup perban.

"Saya sudah mengecek, memang benar dia menjadi korban. Diduga (pengeroyokan) oleh sesama bobotoh," kata Hendro usai menengok Riko.

Hendro menuturkan, polisi memang belum menerima laporan dari Riko. Meski begitu, sambung dia, polisi tetap turun tangan menyelidiki kasus tersebut.

"Kita mengambil langkah membuat laporan. Kita akan dalami ada perselisihan apa di antara mereka," ucap Hendro.

Guna mengungkap kasus tersebut, lanjut Hendro, anggotanya perlu mengecek lokasi pengeroyokan yang terjadi d Stadion GBLA. Polisi berencana melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kita akan cek TKP dan olah TKP kembali," ujar Hendro.

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Sebuah mobil Jazz nopol D 2404 berwarna hitam terbakar di atas Jalan Layang (flyover) Kiaracondong, Kota Bandung. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Mobil yang dikemudikan Muhamad Sakti Wibawa itu terbakar sekitar pukul 18.00 WIB, Rabu (26/7/2017). Kebakaran terjadi akibat konsleting listrik di bagian mesin.

"Asal mula api berasal dari konsleting listrik di bagian mesin," kata Kabid Pemadam Kebakaran DPKPB Kota Bandung Ahmad Kunia saat dihubungi via pesan singkat.

Ia menuturkan akibat kebakaran itu sekitar 40 persen bagian mobil terbakar. Hanya butuh waktu sekitar 10 menit untuk memadamkan api tersebut.

"Pedaman berlangsung sekitar 10 menit," kata Kurnia.

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Bagi Anda yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM), layanan SIM Keliling Online Polrestabes Bandung siaga di dua lokasi, Rabu (26/7/2017).

Mobil SIM keliling online 1 hadir di Honda Naga Mas, Jalan Soekarno Hatta No. 529, Bandung. Mobil SIM keliling online 2 hadir di Miko Mall, Jalan Kopo No.599, Bandung.

Layanan Mobil SIM Keliling Online hanya untuk memperpanjang masa berlaku SIM roda dua (SIM C) dan empat (SIM A). Layanan tersebut dimulai pukul 08.00 WIB. Anda diharapkan untuk tidak lupa membawa semua persyaratan.

Di antaranya SIM asli yang diterbitkan Satlantas Polrestabes Bandung yang masa berlakunya habis pada tahun ini dan identitas diri berupa kartu tanda penduduk (KTP) yang dikeluarkan pemerintah Kota Bandung.

Apabila SIM yang Anda miliki telah melebihi masa berlakunya, bisa di proses di Satpas/Polres masing-masing sesuai domisili KTP dengan cara mengajukan permohonan pembuatan SIM.

Informasi ini sesuai laman resmi Mabes Korlantas Polri, www.simkeliling.info. Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah. Karena itu, untuk warga Kota Bandung dapat kembali mengeceknya ke TMC Polrestabes Bandung, 022-4203505.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...

Facebook Fan Page

Follow Us On Twitter