A+ A A-
News Update

News Update (2044)


Bandung - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dan Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial akan. menghadiri beberapa kegiatan pada hari ini, Rabu (20/9/2017).

Kang Emil dan Kang Oded akan ziarah ke makam pendiri Kota Bandung dalam rangka Hari Jadi ke 207 Kota Bandung. Ziarah tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bandung, perwakilan DPRD, dan perwakilan pelajar.

Ridwan Kamil dan rombongan berangkat dari Pendopo, pukul 07.00 WIB. Makan leluhur tersebut berada di Jalan Karang Anyar, Karanganyar, dan Astanaanyar, Kota Bandung.

Lalu pukul 09.00 WIB, Kang Emil akan menuju Pendopo kembali untuk diskusi dengan buruh serta akan dilaksanakan rapat terkait penertiban PKL.

Pukul 14.30 WIB, Ridwan Kamil akan menandatangai kesepakatan MoU antara Pemerintah Kota Bandung dengan Pemerintah Kabupaten Garut di Kantor Bupati Garut.

Sementara itu, Kang Oded akan menghadiri pengajian keliling DP3APM Kota Bandung di Masjid Ar-Rohmat RT 02/04, Kelurahan Darwati, pukul 09.00 WIB.

Lalu ia akan bertolak ke Kantor Wakil Wali Kota Bandung untuk makan bersama PNS Kota Bandung, pukul 12.00 WIB. Pukul 15.30 WIB, laporan dari DPMPTSP terkait rusun milik PT. Alvina di Kantor Wakil Wali Kota Bandung.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - PERSIB dipastikan tidak bisa memainkan Michael Essien dan Tony Sucipto saat menjamu Bali United pada lanjutan Go-Jek Traveloka Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis, 21 September 2017 sore.

Kepastian itu sesuai surat nomor 151/NLB-Liga 1/IX/2017 dari PT Liga Indonesia Baru (LIB)  kepada manajemen PT Persib Bandung Bermartabat,  Selasa, 19 September 2017.

"Tony Sucipto dan Michael Essien, larangan bermain, vs Bali United," tulis surat yang ditandatangani CEO PT LIB, Risha Widjaya.

Essien dan Tony absen untuk menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Tony mendapatkan kartu kuning pada saat menghadapi Arema FC, PSM Makassar dan Semen Padang. Sementara Essien sudah mengantongi lima kartu kuning. Kartu kuning kelima didapatkannya saat menjamu Semen Padang.

Sebelumnya, kartu kuning sudah didapatkan Essien saat menghadapi, Persiba Balikpapan, Persela Lamongan, Arema FC dan Sriwijaya FC. Ini merupakan hukuman akumulasi kartu kuning kedua kedua pemain bernomor punggung 5 tersebut. Sebelumnya, ia absen saat menjamu Persegres Gresik United.

Sumber : persib.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Peredaran obat Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) yang saat ini sedang ramai diperbincangkan, ternyata izin peredarannya telah dicabut sejak empat tahun lalu.

Pada kasus ini, pasien di bawah umur datang dengan keluhan tidak sadarkan diri atau berhalusinasi. Mereka mengkonsumsi obat bertuliskan PCC yang dibagikan gratis oleh oknum yang tidak mereka kenali di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kepala Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat, Herdi Herdiawan mengatakan izin peredaran obat tersebut telah dicabut pada tahun 2013.

"Izin Peredaran obat itu sudah dicabut sejak tahun 2013, sekitar empat tahun yang lalu," ujar Herdy Herdiawan kepada TribunJabar.co.id melalui telepon seluler," Selasa (19/9/2017).

Hal itu, kata Herdy, karena obat PCC termasuk pada kategori psikotropika dan diduga mengandung Carisoprodol dosis tinggi, sehingga obat tersebut bisa menyebabkan halusinasi.

Menurutnya, obat tersebut awalnya hanya bisa diedarakan pada masyarakat atas resep dokter. Untuk mengkaji obat PCC tersebut lanjut Herdy, langsung dilakukan oleh Dinas kesehatan dan BBPOM.

Jika obat tersebut termasuk psikotropika dikatakan Herdi akan dilakukan tindakan hukum dan Obat PCC yang ditemukan akan dimusnahkan. Untuk itu, BNN Jabar akan terus berkoordinasi dengan BBPOM, Dinas Kesehatan dan pihak Kepolisian untuk mencegah peredaran obat berbahaya tersebut.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - KPU Jabar mencatat sekurangnya ada 32 juta orang yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilgub Jabar 2018. Data tersebut terkumpul dari DPT pada Pilpres 2014 dan Pilwalkot/Pilbup di 11 kabupaten/kota yang sudah menggelar pemilihan pada 2015 dan 2017.

"Data dari 29 kabupaten/kota dan 16 kabupaten/kota DPT 2014, serta 11 dari pilkada 2015 dan 2017," ujar Endun Abdul Haq, Komisioner Divisi Teknis KPU Jabar di Bandung, Selasa (19/9/2017).

KPU Jabar sendiri menggelar rapat pleno mengenai DPT di kantor KPU Jabar di Bandung, Selasa (19/9/2017).

Secara spesifik data pemilih yang sudah tercatat mencapai 32.807.222 orang. Jumlah ini mencapai 2/3 dari jumlah penduduk Jawa Barat yang mencapai 46 juta jiwa.

Angka tersebut kemungkinan masih terus bertambah. Dengan adanya pembaharuan dari 16 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilwalkot/Pilbup pada tahun depan.

Sejauh ini, KPU Jabar masih melaksanakan rangkaian persiapan Pilgub Jabar 2018.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Bermain dua kali dalam tempo hanya empat hari, asisten pelatih Persib Bandung, Herrie Setyawan, mengakui hal tersebut adalah tugas berat timnya. "Ini tugas berat buat semua, dari pelatih maupun pemain. Mudah-mudahan aura kita tetap terjaga," kata Herrie Setyawan di Mes Persib, Senin (18/9/2017).

Herrie Setyawan mengatakan, Persib Bandung punya pengalaman serupa saat bertanding melawan Mitra Kukar dan PSM Makassar beberapa waktu lalu. "Kita pernah punya lawan yang berat yang tak terkalahkan waktu dulu, Mitra Kukar dan PSM itu," ujar Herrie Setyawan.

Bali United dan Bhayangkara kini ada di peringkat satu dan dua Liga 1. Sementara Maung Bandung masih tertahan di posisi 10. Herrie Setyawan berjanji akan berbuat maksimal menghadapi dua laga kandang berat beruntut untuk memperbaiki peringkat di klasemen sementara Liga 1.

"Jadi kita memang tugas berat, memang perlu kerja keras yang ekstra keras kalau kita memang mau memperbaiki peringkat kita," ucap Herrie Setyawan.

Jose sapaan akrab Herrie Setyawan berharap jeda waktu yang pendek untuk menghadapi Bali United dan Bhayangkara FC bukan dijadikan alasan untuk meraih poin maksimal. Timnya juga diminta untuk tetap fokus dan ambil poin maksimal di kandang sendiri.

"Kita fokus harus ambil poin maksimal di kandang sendiri siapapun lawan kita, mau peringkat satu atau peringkat dua kita tetap bertekad bahwa kita harus mengamankan aura positif di home," tutup Herrie Setyawan.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Banyaknya kabel listrik yang melintang di antara tiang listrik di jalan raya Kota Bandung, membuat tidak sedap dipandang mata. Hal ini pun menjadi perhatian khusus Pemkot Bandung yang mencanangkan program Bandung Tanpa Kabel.

"Sebenarnya dari tahun 2013 sudah direncanakan. Semenjak jaman Pak Ridwan Kamil, banyak trotoar yang sudah dikerjakan dan dilengkapi ducting bawah tanah untuk kabel," ujar Iskandar Dzulkarnain, Kepala Dinas PU dan Pengairan Kota Bandung, Senin (18/9/2017)

Jalan Naripan adalah satu-satunya Jalan di kota Bandung yang telah tersedia ducting bawah tanah untuk kabel. Panjang ducting di Jalan Naripan sepanjang 1,6 km dan telah menghabiskan dana Rp 1,6 miliar.

"Selanjutnya adalah Jalan Riau (R.E Martadinata) dan Jalan Ir H Djuanda (Dago). Pemasangan ducting ini untuk merealisasikan program Bandung Tanpa Kabel," ujar Iskandar.

Ducting-ducting tersebut akan ditaruh di bawah trotoar untuk meminimalisasikan kecelakaan dan menambah kecantikan tata kota Kota Bandung sebagai destinasi wisata.

"Sebenarnya Jalan Riau yang pertama kali kita (Pemkot Bandung) taruh ducting. Tapi belum berjalan semestinya. Sehingga mulai saat ini akan kita fungsikan," ujar Iskandar.

Sosialisasi Bandung Tanpa Kabel telah dilakukan Dinas PU Kota Bandung kepada beberapa provider ternama untuk mendukung program dan kebijakan pemerintah.

"Bandung Tanpa Kabel tidak masuk APBD karena terkait dengan provider. Kita masih kolaborasi dan koordinasi dengan pemilik jaringan," ujar Iskandar.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Kota Bandung akan mencoba merealisasikan program Bandung Tanpa Kabel yaitu dengan memotong kabel listrik yang terbentang di udara, dan menanamnya di bawah tanah.

Hal ini dilakukan agar Kota Bandung menjadi indah untuk dilihat tanpa kabel - kabel yang terhampar di jalan raya. Rencananya, penanaman kabel dibawah tanah akan menggunakan ducting di sepanjang trotoar.

Pemkot Bandung telah menyiapkan ducting sepanjang 31 KM untuk menjaga kabel tetap aman jika ditanam di bawah tanah. Namun, penanaman kabel dibawah tanah tetap mengandung sisi positif dan negatifnya.

"Positifnya menanam kabel di bawah tanah itu kota menjadi rapi, enak dilihat, dan meminimalisasikan kecelakaan," ujar Ismail, Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos Informatika Keminfo, Kantor Disbudpar Jawa Barat, Senin (18/9/2017).

Kecelakaan yang dimaksud Ismail adalah ketika mobil - mobil berukuran besar (truk) melintasi jalan dimana kabel - kabel terbentang yang dapat mengancam keselamatan pengemudi maupun orang - orang sekitar.

Namun sisi negatifnya, penanaman kabel di bawah tanah akan menyulitkan maintenance. Dimana petugas akan kesulitan merawat kabel karena letaknya di bawah tanah dan memerlukan waktu yang lama untuk memperbaikinya.

"Sisi positif kabel diudara ya tentu maintanance lebih mudah dan membahayakan keselamatan pengemudi yang lewat," tambah Ismail.

Selain itu, kabel yang terbentang akan menghalangi pemandangan, pasalnya Bandung memiliki gedung - gedung bersejarah yang cocok untuk menjadi spot foto.

Keberadaan kabel- kabel tersebut dapat mengurangi minat wisatawan untuk mendokumentasikan gedung - gedung peninggalan Belanda tersebut.

Setelah memberikan sambutan, terlihat Ismail dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Iskandar Dzulkarnaen menaiki sebuah alat pengangkut milik Dinas PU Kota Bandung untuk memotong kabel listrik di perempatan Jalan Braga.

Iskandar menggunakan sebuah tang berwarna putih untuk memotong kabel tersebut. Tidak perlu membutuhkan waktu yang lama bagi Iskandar untuk memotong 3 buah kabel di Perempatan Jalan Braga.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil selalu sukses membuat warganet tertawa lewat unggahan-unggahannya di Instagram. Seperti halnya unggahan foto Ridwan Kamil yang satu ini.

Kang Emil, begitu sapaan akrab Ridwan Kamil, membagikan sebuah foto dirinya sedang berdiri di samping seorang pria berdasi.

Tangan Kang Emil dilipat di bagian dada dan kepalanya sedikit menunduk seolah jadi tanda sedang mendengarkan pria yang berada di sampingnya.

"Ketika pengusaha minta maaf karena gak sengaja naksir istri preman pasar ___ yg sudah insyaf dan paling ciut ama bebebnya," tulis Ridwan Kamil dalam foto yang diunggahnya, Minggu (17/9/2017).

Seperti biasanya unggahan Ridwan Kamil mendapatkan banyak tanggapan dari warganet.  Hal yang paling jadi sorotan adalah bentuk tangan Ridwan Kamil yang nampak kekar.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung -  Aksi solidaritas penggalangan dana yang dilakukan bobotoh untuk Persib Bandung masih terus berlanjut.

Kegiatan tersebut merupakan buntut sanki denda komdis PSSI kepada Persib Bandung sebesar Rp 50 juta karena aksi koreografi bertuliskan "Save Rohingya" saat melawan Semen Padang, Sabtu (9/9/2017) lalu.

Bobotoh akan menyumbangkan uang koin sebagai wujud protes atas sanksi tersebut. Sejumlah tokoh terkenal pun ikut menyumbang, di antaranya ketua MPR, Zulkifli Hasan hingga Wakil Wali Kota bandung, Oded M Danial.

Tokoh lain yang tidak ketinggalan udunan adalah Ketua Umum The Jakmania, Ferry Indra Sjarief. Hal itu diketahui dari unggahan akun Instagram @yudie_oktaf, Minggu (17/9/2017). Udunan dari Ferry langsung diterima oleh Ketua Umum Viking Persib Club, Heru Joko.

Pada foto yang diunggah akun @yudie_oktaf terlihat Herru Joko dan Ferry sedang memegang sejumlah uang koin di atas wadah yang ditulisi 'PSSI NUGELO'. "Ketua The Jakmania, Ferry Indrasjarief, menyumbang koin untuk PSSI #SaveRohingya diterima oleh ketua Viking Persib Club, Herru Joko.
.
Koin untuk PSSI menyusul hukuman untuk koreo #SaveRohingya yg dikakukan oleh Viking saat pertandingan Persib," tulis akun akun Instagram @yudie_oktaf dalam keterangan unggahan.

Para warganet pun memberikan sanjungan mereka terhadap sang Ketum The Jak Mania.

Sumber : tribunjabar.co.id
Published in News Update
Written by
Read more...


Bandung - Hengky Kurniawan mulai blusukan ke sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Setiap kali blusukan, artis sinetron yang maju bakal calon bupati (bacabup) KBB tersebut dapat mencatat dan menggali aspirasi warga.

"Saya sudah blusukan ke 16 kecamatan. Tapi belum menjangkau semua desa, biasanya dalam satu hari delapan sampai sepuluh titik. Paling lama satu jam ngobrol dan berdialog sama warga, menggali aspirasi," kata Hengky melalui sambungan telepon, Minggu (17/9/2017).

Hengky memilih blusukan bertemu langsung warga untuk menghemat anggaran sosialisasi. Ia sengaja tak gencar memasang baliho dan spanduk lantaran strategi tersebut memakan biaya mahal.

"Saya menghitung biaya materi baliho dan spanduk ini cukup besar. Saya menghindari cost politik yang terlalu besar sehingga nanti jika terpilih dijadikan alasan untuk berkorupsi. Lebih baik meminimalkan cost politik sehingga nanti fokus bekerja bukan berpikir untuk balik modal," tuturnya.

Semenjak mendeklarasikan diri ikut meramaikan Pilkada Serentak dengan mendaftar ke partai Demokrat untuk menjadi bacabup KBB, Hengky mengklaim belum menggelontorkan ongkos publikasi.

"Mereka memandang artis ikut dalam bursa Pilbup ini sesuatu yang berbeda. Karena dari birokrat juga belum tentu amanah. Respons masyarakat baik, ada yang menyumbang baliho, spanduk, relawan juga banyak. Saat ini saya belum mengeluarkan sepeserpun untuk baliho dan spanduk," ucapnya.

Di tengah aktivitas lainnya, mantan politisi PAN ini tetap mengatur jadwal untuk menyerap aspirasi warga jelang Pilbup KBB 2018 mendatang. "Saya bagi-bagi waktu saja dengan bisnis saya, keluarga dan masyarakat," ujar Hengky.

Sumber : detik.com
Published in News Update
Written by
Read more...

Facebook Fan Page

Follow Us On Twitter