A+ A A-

Pasar Induk Gedebage Kebanjiran, Begini Kata Ridwan Kamil

Published in News Update


Bandung - Hujan deras yang melanda Kota Bandung pada Selasa (21/11/2017) lalu mengakibatkan banjir di kawasan Pasar Induk Gedebage. Banjir ini tingginya mencapai paha orang dewasa Banjir itu juga karena meluapnya air Sungai Cinambo.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, mengatakan ia telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung untuk mengeruk Sungai Cinambo.

"Saya sudah perintahkan Dinas PU untuk banjir itu, segera dikeruk supaya aliran sungai bisa lebih dalam dan lebih baik," ujar Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung, Rabu (22/11/2017).

Ia mengakui hujan yang melanda Kota Bandung kemarin malam cukup deras, namun kondisi banjir di kawasan Gedebage masih lebih baik dibandingkan saat Kota Bandung belum melakukan penyodetan.

Ridwan Kamil mengatakan, ia telah memantau kondisi Pasar Induk Gedebage melalui CCTV. Menurut Emil, sapaan Ridwan Kamil, dalam hitungan jam banjir mulai surut di kawasan tersebut sehingga masih bisa dilalui oleh kendaraan.

Pantauan TRIBUNJABAR.CO.ID, genangan air berwarna hitam dan berbau tidak sedap berada di tengah jalan kawasan Pasar Induk Gedebage, Bandung, Rabu (22/11/2017) sore.

Tidak hanya genangan air berwarna hitam, di kawasan pasar itu terdapat beberapa hal lain yang tak sedap di pandang mata.

Di dekat pintu masuk pasar, jika menoleh ke sebelah kanan, Anda akan melihat lumpur menutupi jalan yang terbuat dari beton.

Lumpur berwarna cokelat itu tepat berada di samping sebuah lahan rumput hijau yang berada di depan pasar.

Lalu, masuk lebih dalam lagi ke dalam kompleks pasar, Anda akan melihat sampah dan kotak kayu berserakan.

Tidak hanya terdapat pada satu titik, sampah dan kotak kayu berserakan itu tersebar di beberapa titik di kompleks pasar.

Sumber : tribunjabar.co.id


Bandung - Politikus yang juga calon Wali Kota Bandung dari Partai Golkar, Nurul Arifin, mempunyai tugas besar menjelang Pilwalkot 2018 mendatang. Satu di antaranya menunjukkan kedekatan kepada warga Bandung.

Pengamat Politik dari Universitas Padjajaran, Firman Manan, mengatakan kalau kekurangan dari Nurul Arifin adalah tidak adanya sejarah yang kuat antara Nurul dan warga Bandung.

"Nurul Arifin buat orang Bandung ia adalah orang luar. Orang titipan dari pusat yang dicalonkan di sini. Berbeda dengan Oded atau Yossi misalnya," ujar Firman kepada Tribun Jabar melalui telp, Rabu (22/11/2017).

Firman menjelaskan kalau warga Bandung masih ingin Wali Kota Bandung saat ini, Ridwan Kamil, menjadi Wali Kota kembali. Kalau tidak bisa mungkin yang paling dekat dengan Ridwan Kamil.

Sederhananya untuk warga Bandung adalah mereka yang berada di satu badan pemerintahan.

Namun Firman mengatakan, Nurul mempunyai modal yang cukup kuat dari segi polularitas dan yakin mampu bersaing dengan kedua nama tersebut.

"Warga Bandung senang dengan yang dekat dengan mereka," ujar Firman.

Sumber : tribunjabar.co.id

Layanan SIM Keliling Polres Bandung Hari Ini Hanya Tiga Jam

Published in News Update


Bandung - Bagi Anda Warga Kabupaten Bandung yang akan mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM), Polres Bandung dan Direktorat Lalu Lintas menyediakan layanan Bus keliling untuk warga yang hendak melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Mobil SIM keliling Polres Bandung hari ini akan berada di Yandu Kantor Kecamatan Cikancung, Rabu (22/11/2017). Layanan SIM keliling tersebut dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

Untuk masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM harus membawa SIM lama dan Kartu Tanda Penduduk asli yang masih berlaku. Untuk diketahui, bahwa pelayanan SIM Keliling hanya melayani untuk memperpanjang masa berlaku SIM A dan SIM C.

Perpanjangan dapat dilakukan sebelum masa berlaku habis dan apabila masa berlaku SIM habis harus dilakukan penerbitan seperti SIM baru.

Apabila SIM yang Anda miliki telah melebihi masa berlakunya, bisa di proses di Satpas/Polres masing-masing, sesuai domisili KTP dengan cara mengajukan permohonan pembuatan SIM.

Sumber : tribunjabar.co.id