Soal Peluang Maju Pilgub DKI, Risma: Nggak Mau Mikir Siapa Pun yang Minta

Written by on 12 January 2020

 

Bandung – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berbicara mengenai peluangnya maju di Pilgub DKI Jakarta. Risma mengatakan Tuhan akan mengatur jalan hidupnya dan dia tak ingin punya nafsu kekuasaan.

“Nanti itu Tuhan akan mengatur jalan hidup saya. Semua saya serahkan kepada Tuhan karena, saya sampaikan, saya nggak mau kemudian saya punya nafsu. Mohon maaf di dalamnya ada nafsu kekuasaan. Itu yang saya nggak mau karena itu berat,” kata Risma di sela-sela Rakernas I PDIP di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/1/2020) kemarin.

Karena itu, Risma tak mau memikirkan peluangnya maju di Pilgub DKI. Termasuk siapa pun yang meminta dirinya maju Pilgub DKI, Risma tak ingin memikirkan lebih jauh.

“Makanya saya nggak mau mikir. Siapa pun yang minta, saya ketawa, dan ya sudah lepas,” ujar Risma.

Risma mengatakan masih berfokus kerja di Surabaya. Sebab, dia masih menerima laporan warganya yang tak bisa sekolah.

“Kadang-kadang kalau ada laporan, ya Tuhan, ya sudah, saya cari sampai ke mana-mana, punya masalah misalkan nggak bisa sekolah. Tapi kenapa masih ada terus setiap hari,” ucapnya.

Dengan kondisi tersebut, Risma merasa tak dapat berpuas diri sebagai Wali Kota Surabaya. Risma mengatakan memang pembangunan infrastruktur di Surabaya cukup pesat, tapi di dalamnya masih ada warga yang harus diurusi.

“Artinya memang saya nggak boleh berpuas hasil, apalagi teman-teman melihatnya mungkin cuma kasatmata. Secara fisik misalkan Surabaya tamannya bagus, udaranya bersih, nggak banjir, itu kan secara fisik. Padahal di dalam, selalu saya katakan, kota atau wilayah itu bukan kata benda, di dalamnya ada manusianya yang harus juga diopeni (diurus),” imbuhnya.

Sebelumnya, sebanyak 24 anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan menimba ilmu ke Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Selain menimba ilmu, misi lain apa yang mereka emban saat bertemu wali kota perempuan pertama di Surabaya ini?

Ketua Fraksi Gembong Warsono saat dimintai konfirmasi mengatakan kunjungan rombongan DPRD DKI dari fraksi PDIP merupakan ‘sinyal’.

“Sinyal saja, sampean terjemahkan sendiri. Kalau saya nggak boleh gege mongso (mendahului kehendak). La ini sinyal menurut teman-teman Surabaya bisa diterjemahkan sendiri,” kata Gembong sembari tersenyum kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Jumat (20/11) lalu.

Sumber : detik.com


101.1 MGTRADIO Bandung

Hanya Memainkan laGu Terbaik

Current track
TITLE
ARTIST